Selasa, 30 November 2010

Hidup itu Pilihan


"Hidup itu pilihan" kata-kata ini sering kita dengar dan ucapkan, namun pernahka kita merasakan dimana kita betul-betul dalam pilihan hidup yang berat?. Pilihan selalu kita temukan dan pasti kita temukan dala hidup kita. Pilihan baik buruk itu biasa, namun ketika pilihan itu sama-sama baik dan sama-sama penting itu yang luar biasa. Akankah kita mampu memilih di antara keduanya atau lebih dalam waktu sejam? saya rasa TIDAK...
begitulah yang saya rasakan ketika dihadapkan oleh beberapa pilihan yang semuanya sama pentingnya dan sama baiknya. Hilang ingin rasanya lenyap dan lari dari pilihan...



wkwkwkw

gila dunia nii kalo ada aturan seperti itu...sama saja kita lenyapkan hidup kita. Apa???apa yang harus dilakukan ??tentusaja jawannya hanya 1
harus memilih salah satunya..yang terbaik dari yang baik, walau berat mempertaruhkan yang lain, namun pilihan hanya kita yang bisa pertanggung jawabkannya.
bukan masalah penting ketika kita harus beranggapan pilihan itu bisa kita ambil semua karena sejatihnya hidup itu hanya 1 dan pilihan juga hanya ada 1. Harus ada yang kita taruhkan dari hidup kita dan harus ada 1 hal yang pasti dalam pilihan hidup kita apapun resiko dan bagaimanapun penyesalan kita ketika salah memilih karena itulah hidup, tak selamanya Indah.
Tapi ketahuilah pada saat kita berhasil memilih maka itu akan jadi sangat berharga sedangkan pada saat kita salah memilih maka itu sangatlah lebih berharga karena ada pelajaran banyak dari kegagalan itu.
seperti yang saya alami baru baru ini. Ketika saya harus memilih berangkat Ke Malino PL bersama teman-teman dan senior,MID biodas Dan Training journalistik. Pada saat itu saya sangat merasa sangat berat untuk memilih karena semuanya penting buat saya.

Selasa, 23 November 2010

Renungkan Bersama Ukhti


saudariku,,,,yang sedang dalam masa penantiannya....


ijinkanlah saya berbagi dalam goresan tulisan ini... jika menurut teman-teman, baik...maka ambillah... dan jika menurut teman-teman, buruk...maka tinggalkanlah....


saudariku...muslimah...


wanita muslimah…laksana bunga….yang menawan… wanita muslimah yang sholehah….bagaikan sebuah perhiasan yang tiada ternilai harganya…. Begitu indah… begitu berkilau... begitu menentramkan...

teramat banyak yang ingin meraih bunga tersebut… Namun tentunya....tak sembarang orang berhak meraihnya….menghirup sarinya….

”Wahai Robb kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”

(QS. Al-Furqoon:74)


hanya yang dia yang benar-benar terpilihlah...yang dapat memetiknya... yang dapat meraih pesonanya... dengan harga mahal yang teramat suci… sebuah ikatan amat indah…bernama pernikahan… karena itu…sebelum saatmu tiba….sebelum orang terpilih itu datang dan menggandengmu dalam istananya… janganlah engkau biarkan dirimu layu sebelum masanya… jangan kau biarkan serigala liar menjadikanmu bahan permainan dalam keisengannya… jangan kau biarkan kumbang berebutan menghisap madumu… jangan kau biarkan mereka mengintipmu diam-diam…dan menikmati pesonamu dalam kesendiriannya…. Jangan kau biarkan ia permainkan hatimu yang rapuh….atas nama taaruf…atas nama cinta...


Ya…atas nama cinta…

Jangan kau biarkan ia permainkan hatimu yang rapuh….atas nama ta'aruf…atas nama cinta


Kau tau saudariku…?? Jika seseorang jatuh cinta….maka cinta akan membungkus seluruh aliran darahnya…membekuknya dalam jari-jarinya…dan menutup semua mata…hati dan pikirannya…. Membuat seseorang lupa akan prinsipnya…. Membuat seseorang lupa akan besarnya fitnah ikhwan-akhwat… Membuat seseorang lupa akan apa yang benar dan apa yang seharusnya ia hindarkan… Membuat seseorang itu lupa akan apa yang telah ia pelajari sebelumnya tentang batasan-batasan pergaulan ikhwan akhwat… Membuat seseorang menyerahkan apapun…supaya orang yang ia cintai…”bahagia” atau ridho terhadap apa yang ia lakukan…

Membuat orang tersebut lupa…bahwa….cinta mereka belum tentu akan bersatu dalam pernikahan….

Ya saudariku….ukhty fillah…

Jangan sampai cinta menjerumuskanmu dalam lubang yang telah engkau tutup rapat sebelumnya…

Karena itu…jika engkau mulai menyadari adanya benih-benih cinta mulai tertanam lembut dalam hatimu yang rapuh…segeralah…buat sebuah benteng yang tebal…yang kokoh… Tanam rumput beracun disekelilingnya… Pasang semak berduri di muara-muaranya

Cinta sejati hanyalah pada Rabbul Izzati. Cinta yang takkan bertepuk sebelah tangan. Namun Allah tidak egois mendominasi cinta hamba-Nya. Dia berikan kita cinta kepada anak, istri, suami, orang tua, kaum muslimin...


Cinta begitu dahsyat pengaruhnya…jika engkau tau…. Karena itu…jika engkau mulai menyadari adanya benih-benih cinta mulai tertanam lembut dalam hatimu yang rapuh…segeralah…buat sebuah benteng yang tebal…yang kokoh… Tanam rumput beracun disekelilingnya… Pasang semak berduri di muara-muaranya….

Berlarilah menjauhinya…menjauhi orang yang kau cintai…. Buat jarak yang demikian lebar padanya….

jangan kau berikan ia kesempatan untuk menjajaki hatimu...

Biarlah air mata mengalir untuk saat ini… Karena kelak yang akan kalian temui adalah kebahagiaan… biarlah sakit ini untuk sementara waktu... biarlah luka ini mengering dengan berjalannya kehidupan...

Karena…cinta tidak lain akan membuat kalian sendiri yang menderita… Kalian sendiri…


Saudariku…. tentunya sudah mengerti dan paham... bagaimana rasanya jika sedang jatuh cinta... jika dia jauh..kita merasa sakit karena rindu... jika ia dekat...kita merasa sakit...karena takut kehilangan....

padahal...ia belum halal untukmu...dan mungkin tidak akan pernah menjadi yang halal...

karena itu...jauhilah ia... jangan kau biarkan dia menanamkan benih-benih cinta di hatimu....dan kemudian mengusik hatimu... jangan kau biarkan dia mempermainkanmu dalam kisah yang bernama cinta...

maka...bayangkanlah keadaan ini...tentang suamimu kelak...

Hadis riwayat Abu Musa ra., ia berkata: Rasulullah . bersabda: Tidak seorang pun yang lebih sabar mendengar sesuatu yang menyakitkan selain Allah, karena meskipun Allah disekutukan dan dianggap memiliki anak, tetapi Allah tetap memberikan kesehatan dan rezeki kepada mereka. (Shahih Muslim No.5016)


sahabatku... sukakah engkau..?? apabila saat ini ternyata suamimu (kelak) sedang memikirkan wanita yang itu bukan engkau..???

sukakah engkau..?? bila ternyata suamimu (kelak) saat ini tengah mengobrol akrab...tertawa riang...becanda... saling menatap... saling menggoda... saling mencubit... saling memandang dengan sangat... saling menyentuh...??? dan bahkan lebih dari itu...??

sukakah engkau saudariku...??

sukakah engkau bila ternyata saat ini suamimu (kelak) sedang jalan bersama gadis lain yang itu bukan engkau...?? sukakah engkau...?? bila saat ini suamimu (kelak) tengah berpikir dan merencanakan pertemuan berikutnya...?? tengah disibukkan oleh rencana-rencana...apa saja yang akan ia lakukan bersama gadis itu...??

tidak cemburukah engkau temanku..?? bila saat ini suamimu (kelak) sedang makan bareng bersama gadis lain...atau bahkan segerombolan gadis lain..? suamimu (kelak) saat ini sedang digoda oleh gadis-gadis.. suamimu (kelak) sedang ditelepon dengan mesra... suamimu (kelak) saat ini sedang dicurhatin gadis-gadis... yang berkata..."aku tak bisa jika sehari tak mengobrol dengamu..."

tidak cemburukah...?? tidak cemburukah...?? tidak cemburukaaaaahhhhhhhh......???

tidak terasa bagaimanakah.. jika suamimu (kelak) saat ini tengah beradu pandangan... bercengkrama.. bercerita tentang masa depannya... dengan gadis lain yang bukan engkau...???

sukakah engkau kiranya suamimu (kelak) saat ini tidak bisa tidur karena memikirkan gadis tersebut...?? menangis untuk gadis tersebut...?? dan berkata dengan hati hancur..."aku sangat mencintamu...aku sangat mencintaimu...???" tidak patah hatikah engkau...??? sukakakah engkau bila suamimu (kelak ) berkata pada gadis lain.."tidak ada orang yang lebih aku cintai selain engkau...??" menyebut gadis tersebut dalam doanya... memohon pada Allah supaya gadis tersebut menjadi istrinya...

dan ternyata engkaulah yang kelak akan jadi istrinya...dan bukan gadis tersebut...???


jika engkau tidak suka akan hal itu... jika engkau merasa cemburu.... maka demikian halnya dengan suamimu (kelak)...

dan...Allah jauh lebih cemburu daripada suamimu.... Allah lebih cemburu...saudariku... melihat engkau sendirian...namun pikirannmu enggan berpindah dari laki-laki yang telah mengusik hatimu tersebut....

saudariku....kalian percaya takdir bukan..?


saudariku....kalian percaya takdir bukan..?

apabila dua orang telah digariskan untuk dapat hidup bersama... maka... sejauh apapun mereka... sebanyak apapun rintangan yang menghalangi... sebesar apapun beda diantara mereka... sekuat apapun usaha dua orang tersebut untuk menghindarkannya...

meski mereka tidak pernah komunikasi sebelumnya... meski mereka sama sekali tidak pernah membayangkan sebelumnya... meski mereka tidak pernah saling bertegur sapa...

PASTI tetap saja mereka akan bersatu.... seakan ada magnet yang menarik mereka... akan ada hal yang datang...untuk menyatukan mereka berdua.... akan ada suatu kejadian...yang membuat mereka saling mendekat...dan akhirnya bersatu...

Dari Usamah bin Zaid, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Tidak pernah kutinggalkan sepeninggalku godaan yang lebih berbahaya bagi kaum lelaki selain daripada godaan wanita.”


namun... apabila dua orang telah ditetapkan untuk tidak berjodoh... maka... sebesar apapun usaha mereka untuk saling mendekat... sekeras apapun upaya orang disekitar mereka untuk menyatukannya... sekuat apapun perasaan yang ada diantara mereka berdua... sebanyak apapun komunikasi diantara mereka sebelumnya... sedekat apapun...

PASTI...akan ada hal yang membuat mereka akhirnya saling menjauh... ada hal yang membuat mereka saling merasa tidak cocok... ada hal yang membuat mereka saling menyadari bahwa memang bukan dia yang terbaik.... ada kejadian yang menghalangi mereka untuk bersatu...

bahkan ketika mereka mungkin telah menetapkan tanggal pernikahan...


namun...yang perlu dicatat disini adalah... yakinlah...bahwa yang diberikan oleh Allah... yakinlah...bahwa yang digariskan oleh Allah... yakinlah...bahwa yang telah ditulis oleh Allah dalam KitabNya.. adalah...yang terbaik untuk kita.... adalah....yang paling sesuai untuk kita... adalah...yang paling membuat kita merasa bahagia,,,,

karena Dialah...yang paling mengerti kita...lebih dari kita sendiri... Dialah...yang paling menyayangi kita... Dialah...yang paling mengetahui apa-apa yang terbaik untuk kita... sementara kita hanya sedikit saja mengetahuinya...dan itupun hanya berdasarkan pada persangkaan kita...

dan....yang perlu kita catat juga adalah... JIKA KITA TIDAK MENDAPATKAN SUATU HAL YANG KITA INGINKAN...ITU BUKAN BERARTI BAHWA KITA TIDAK PANTAS UNTUK MENDAPATKANNYA....NAMUN JUSTRU BERARTI BAHWA...KITA PANTAS...KITA PANTAS MENDAPATKAN YANG LEBIH BAIK DARI HAL TERSEBUT... KITA PANTAS MENDAPATKAN YANG LEBIH BAIK...SAUDARIKU.... LEBIH BAIK.... meskipun saat ini...mata manusia kita tidak memahaminya... meskipun saat itu...perasaan kita memandangnya dengan sebelah mata... meskipun saat itu...otak kita melihatnya sebagai sesuatu yang buruk....

Tidak...jangan terburu-buru menvonis bahwa engkau telah diberikan sesuatu yang buruk....bahwa engkau tidak pantas.... karena kelak...engkau akan menyadarinya... engkau akan menyadarinya perlahan...bahwa apa yang telah hilang darimu....bahwa apa yang tidak engkau dapatkan....bukanlah yang terbaik untukmu...bukanlah yang pantas untukmu...bukanlah sesuatu yang baik ,,,,untukmu....


Dari Abu Hurairah dari Rasulullah bersabda : "Berwasiatlah kalian yang baik kepada kaum wanita, karena mereka tercipta dari tulang rusuk, dan tulang rusuk yang paling bengkok adalah yang paling atas, maka kalau engkau meluruskannya berarti engkau mematahkannya, namun jika engkau membiarkannya maka dia akan selamanya bengkok, oleh karena itu berwasiatlah yang baik kepada wanita.” (HR. Bukhari 5168, Muslim : 1468)


karena itu...saudariku... jangan mubazirkan perasaanmu...air matamu... jangan kau umbar semua perasaan cintamu ketika engkau tengah menjalin proses taarufan... jangan kau umbar semua kekuranganmu...jangan kau ceritakan semuanya... jangan kau terlalu ngotot ingin dengannya...jika engkau mencintainya... karena belum tentu dia adalah jodohmu... pun jangan takut bila ternyata kalian tidak merasa cocok... karena Allah telah menetapkan yang terbaik untuk kalian...

maka...memohonlah padaNya... mintalah padanya diberikan petunjuk...dan dijauhkan dari segala godaan yang ada... karena...cinta sebelum pernikahan...pada hakekatnya adalah sebuah cobaan yang berat...

apakah kalian sering merasa takut…?? Karena hanya memiliki sedikit saja atau bahkan tidak memiliki teman laki-laki…???


kemudian saudariku…. apakah kalian sering merasa takut…?? Karena hanya memiliki sedikit saja atau bahkan tidak memiliki teman laki-laki…??? Apakah kalian merasa khawatir…??? Apakah kalian sering merasa iri melihat gadis-gadis lain yang banyak yang mencintai…banyak yang melamar…banyak yang menginginkannya…?? Pernahkan terlintas rasa iri tersebut pada kalian…??? Atau sekedar ungkapan…”hmm…enak ya..kamu…punya banyak temen laki-laki….” “hmm..kamu sih enak…banyak yang mau…tinggal milih…?” Saudariku…ketahuilah…. Kelak…kita hanya akan memiliki satu orang suami… Hanya satu saudariku…atau kadang lebih…jika cerai dan menikah lagi…namun saat yang bersamaan…kita hanya akan punya satu suami bukan,,,,??? Jadi seberapa banyak pun laki-laki yang menyukai kita.. Seberapa banyak teman laki-laki kita… Seberapa banyak kenalan kita…. Pada akhirnya kita hanya akan menikah dengan satu orang laki-laki… Pada akhirnya kita hanya akan jadi milik satu orang laki-laki…


Dan…percayalah…semua itu tidak ada kaitannya dengan banyak sedikitnya kenalan…banyak sedikitnya teman laki-laki

sama sekali tidak... karena jika wanita yang terjaga maka Allahlah yang akan mengirimkan pendamping untuknya... karena wanita yang terjaga adalah wanita yang banyak didamba oleh seorang ikhwan sejati... jadi...jagalah dirimu...hatimu...kehormatanmu...sebelum saatnya tiba...

perbanyak bekalmu...dan doamu... yakinlah...bahwa Allah yang akan memilihkan yang terbaik untukmu... amien...



*Ya Allah...karuniakanlah kami seorang suami yang sholeh... yang menjaga dirinya... yang menjaga hatinya hanya untuk yang halal baginya... yang senantiasa memperbaiki dirinya... yang senantiasa berusaha mengikuti sunnah Rasulullah... yang baik akhlaknya... yang menerima kami apa adanya... yang membimbing kami dengan lemah lembut... yang akan membawa kami menuju JannahMu Ya Rabb...

kabulkan ya Allah... amien... dan segerakanlah...karena hati kami teramat lemah...dan cinta sebelum menikah adalah sebuah cobaan yang berat...


Darul Istiqamah, Yaumul Arbi'aa,25 Rajab 1431 H / Rabu,07 Juli 2010 M

Dicopas dari note Ukhtina Inur Masih Dhaif Ilmunya (Nur Laela Ummu Hannan)


Lihat juga
FB : Berburu 'Like' dan 'Comments'
Bukan Hal Sepele dalam Islam
Kepiting Pendengki

Sabtu, 20 November 2010

Negeri Qw malang

Malang nasib mw negeri Qw
Nasib mw malang di Luar sana
Warga mw terLonta
diri mw berduka
apa yg diberbuat Oleh Pemimpin yang kau beri tanggungjawab
sedihkah mereka seperti mw
masi adaka hari di mana Nasib mw kembali Agung
menjunjung Harapan Pembangunan Jiwa mw
Pemuda mw Meronta di Jalan
bersuara keras demi nasib mw...
Negeri Qw Malang
Jangan terus Berduka
bangkit...bangit segera

Kepiting Pendengki

Mungkin banyak yang tahu wujud kepiting, tapi tidak banyak yang tahu sifatkepiting. Semoga Anda tidak memiliki sifat kepiting yang dengki.

Di Filipina, masyarakat pedesaan gemar sekali menangkap dan memakankepiting sawah.

Kepiting itu ukurannya kecil namun rasanya cukup lezat. Kepiting-kepiting itu dengan mudah ditangkap di malam hari, lalu dimasukkan ke dalam baskom/wadah, tanpa diikat.

Keesokkan harinya, kepiting-kepiting ini akan direbus dan lalu disantapuntuk lauk selama beberapa hari. Yang paling menarik dari kebiasaanini, kepiting-kepiting itu akan selalu berusaha untuk keluar dari baskom,sekuat tenaga mereka, dengan menggunakan capit-capitnya yang kuat.

Namun seorang penangkap kepiting yang handal selalu tenang meskipun hasilburuannya selalu berusaha meloloskan diri.

Resepnya hanya satu, yaitu si pemburu tahu betul sifat si kepiting.

Bila ada seekor kepiting yang hampir meloloskan diri keluar dari baskom,teman-temannya pasti akan menariknya lagi kembali ke dasar.

Jika ada lagi yang naik dengan cepat ke mulut baskom, lagi-lagi temannyaakan menariknya turun… dan begitu seterusnya sampai akhirnya tidak ada yang berhasil keluar.

Keesokan harinya sang pemburu tinggal merebus mereka semua dan matilahsekawanan kepiting yang dengki itu.

Begitu pula dalam kehidupan ini…tanpa sadar kita juga terkadang menjadi seperti kepiting-kepiting itu.

Yang seharusnya bergembira jika teman atau saudara kita mengalamikesuksesan kita malahan mencurigai, jangan-jangan kesuksesan itu diraihdengan jalan yang nggak bener.

Apalagi di dalam bisnis atau hal lain yang mengandung unsur kompetisi,sifat iri, dengki, atau munafik akan semakin nyata dan kalau tidak segerakita sadari tanpa sadar kita sudah membunuh diri kita sendiri.

Kesuksesan akan datang kalau kita bisa menyadari bahwa di dalam bisnis ataupersaingan yang penting bukan siapa yang menang, namun terlebih pentingdari itu seberapa jauh kita bisa mengembangkan diri kita seutuhnya.

Jika kita berkembang, kita mungkin bisa menang atau bisa juga kalah dalamsuatu persaingan, namun yang pasti kita menang dalam kehidupan ini.

Pertanda seseorang adalah ‘kepiting’:

1. Selalu mengingat kesalahan pihak luar (bisa orang lain atau situasi)yang sudah lampau dan menjadikannya suatu prinsip/pedoman dalambertindak

2. Banyak mengkritik tapi tidak ada perubahan

3. Hobi membicarakan kelemahan orang lain tapi tidak mengetahui kelemahandirinya sendiri sehingga ia hanya sibuk menarik kepiting-kepiting yangakan keluar dari baskom dan melupakan usaha pelolosan dirinya sendiri.

..Seharusnya kepiting-kepiting itu tolong-menolong keluar dari baskom,namun yah… dibutuhkan jiwa yang besar untuk melakukannya…

Coba renungkan berapa waktu yang Anda pakai untuk memikirkan cara-caramenjadi pemenang. Dalam kehidupan sosial, bisnis, sekolah, atau agama.Dan gantilah waktu itu untuk memikirkan cara-cara pengembangan diri Andamenjadi pribadi yang sehat dan sukses.

Betapa pun banyaknya kucing berkelahi, selalu saja banyak anak kucinglahir.
http://www.facebook.com/note.php?note_id=466672074227&ref=notif&notif_t=note_tag

Kamis, 18 November 2010

party 18 thn


wah Lahap bngettt.......

Givooo benaRR bnera Givooo.....

mmmm...lapar nniiii......

Rabu, 17 November 2010

apakah yang dimaksud sebagai seorang penulis

Penulis atau pengarang adalah sebutan bagi orang-orang yang mengarang atau menciptakan suatu karya tulis. Karya tulis bisa dalam bentuk karya tulis ilmiah, makalah, buku, artikel, opini, sastra (termasuk prosa dan puisi). Media penulisan bisa beraneka seperti buku, majalah, koran, internet (web, blog). Orang yang pekerjaan utamanya menulis maka dia biasanya disebut dengan penulis atau pengarang. Sedang penulis sebagai kegiatan sampingan atau sub dari pekerjaan utama maka boleh saja dia menyebut dirinya penulis juga.

Pada umumnya seorang penulis harus memiliki tiga keterampilan dasar:
  1. Keterampilan berbahasa dalam merekam bentuk lisan ke tulisan, termasuk kemampuan menggunakan ejaan, tanda baca, dan pemilihan kata.
  2. Keterampilan penyajian, seperti pengembangan paragraf, merinci pokok bahasa menjadi sub bahasan pokok, dan susunan secara sistematis.
  3. Keterampilan perwajahan, termasuk kemampuan pengaturan tipografi seperti penyusunan format, jenis huruf, kertas, tabel, dan lain sebagainya.

Terima Kasih