Kamis, 24 Februari 2011

Bandung ke-2 (MaLiNo)

Assalamualaikum!!!!

Dari judulnya kita pasti akan membandingkan dua kota yang saling berjauhan dan beda provinsi ini.
Yuppp...
Bandung di Jawa Barat dan Malino di Sulawesi selatan.
Apa siii perbedaan dan persamaannya???
mari kita sama-sama ulas.
Bagi anak Bandung saya harap juga ikut melihat-lihat bagaimana Malino bisa dianggap oleh anak asal Sulawesi kalau Malino itu Bandung ke-2 di Indonesia.



Jarak dari Makassar ke Malino cukup jauh, butuh sekitar 3-4 jam kesana. Perjalanan menuju Malino melewati bendungan Bili-bili yang besar. Banyak bukit yang dilalui, jalanannya sempit dan banyak turunan berkelok-kelok.









Pemandangan hijau dan bukit-bukit tinggi terlihat luar biasa. Jurang terjal ada di sekitar perjalanan menuju Malino. Jalanan menuju Malino terbilang ekstrim tapi sampai saat ini masih aman selama yang mengemudikan kendaraan bisa melewati medan tanjakan dan turunan dengan kelok jalanan sempit.










Pemandangan Pegunungan dan pohon rindang jadi
daya tarik wisata alam di Malino.

Ini dia, Wisata perkebunan Tehnya Malino yang tidak kalah indah dengan kebun teh Bandung. Jalanan menanjak menuju puncak perkebunan  sangat menarik untuk di telusuri pengunjung. Walau sediki ambil tenaga manuju puncak tapi rasa penasaran dengan keindahan puncak kebun teh buat rasa lelah terlupakan











Pemandangan hijau dan langit biru Malino yang bebas polusi dan udara sejuk di kebun teh sangat memanjakan tiap pengunjung yang dari kota mencari ketenangan dari kehidupan kota.









Kebun teh dari kejauhan menuju puncak 
kebun teh Malino

Pemandangan Kebun teh yang indah dari puncak, terlihat
pemukiman warga yang jauh dari kebun teh. Luas kebun teh yang berhektar-hektar dengan jalan panjang yang dilalui tak lepas dari keindahan alam kebun teh yang dikelolah warga dengan kerjasama pemerintah setempat menjadikan tempat ini juga dijadikan lokasi wisata di Malino. Pokoknya kalau ke Malino jangan sampai tidak datang kesini.




Dari puncak Kebun teh Malino kita seperti sangat dekat dengan awan. Kabut yang ketebalannya tergantung cuaca jadi salah satu fenomena alam. Malino akan terlihat jelas di atas puncak kebun teh saat cuaca cerah seperti pada saat Foto disamping di ambil. Terlihat Pelangi indah dengan kabut yang seperti saling bersentuhan langsung dengan perkebunan teh.





 Di Malino yang memiliki suhu yang dingin membuat pengunjung tertarik dan suhu  sejuk pegunungan membuat tanaman hias subur tumbuh di Malino. Sayur-sayuran dan buah-buahan yang tak bisa tumbuh di cuaca panas banyak di temukan di Malino seperti alpukat, markisa, kembang kol. Pasar tradisionalnya ramai dengan oleh-oleh khas Malino seperti Tenteng (kacang tanah dengan lumeran gula merah), dodol ketan hitam, dodol markisa dll.
Masih banyak lagi wisata menarik di Malino yang belum saya paparkan, seperti air terjun Takapala, lembah biru dan taman Malino. Jadi bagaimana menurut anda???
Silahkan berkunjung ke Malino Sulawesi Selatan.


lihat juga : Balang Lompo Island
                  Wisata Bahari Samalona







Create your own at MyNiceProfile.com

Sabtu, 19 Februari 2011

Gedung Miring Makassar

Bisakah anda memperhatikan baik-baik gambar disamping???
perhatikan baik-baik!!!



Sudah tau jawabannya???


yups!!! Gedung disamping miring dan tak tegak lurus
Sekilas gedung ini terlihat kokoh, namun entah kenapa disegaja atau tidak, Gedung tersebut miring.
Gedung yang tidak ingin saya sebut namanya ini jadi objek menarik buat saya.
 Selain santer di bicarakan di media mengenai Gedung miring DPR
baru yang kontroversial, Fenomena bukan alam ini jadi buah bibir masyarakat Makassar.
Kalo Gedung Miring DPR meminta dukungan menjadi salah satu Keajaiban dunia seperti Menara Pisa di Roma sebagaimana di tulis dan dibuat accountnya di Facebook.
Setelah sukses dengan berbagai account “gerakan satu juta”, mulai dari mendukung KPK, Prita dan sampai menolak membayar pajak kini adapula gerakan baru. Gerakan ini adalah bentuk reaksi menanggapi gembar-gembornya anggota dewan yang menyatakan miringnya gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia sejauh tujuh derajat menimbulkan reaksi beragam di masyarakat.
Accout facebook ini bernama “GERAKAN DUKUNG GEDUNG DPR JADI KEAJAIBAN DUNIA.” Mungkinaccount ini sengaja dibuat para facebooker sebagai bentuk sindiran. Para facebooker mengibaratkan gedung DPR RI yang miring itu sama dengan menara miring Pisa di Roma Italia yang masuk tujuh keajaiban dunia.
Kurang dari satu minggu diluncurkan account yang didirikan oleh facebooker bernama “Randi Sembilan Barret” ini sudah memiliki fans sebanyak 6.942 facebooker. Yang bikin tak kalah serunya, setiap menit selalu saja ada facebooker yang menuangkan tulisan di dindingnya.
Facebooker bernama “Yudi Vikers” misalnya menulis seperti ini, “GEdung Miring Kapten…!! Gak skalian rubuh tuh Gedung,” ada pula Daniel Bonera yang menulis “pantesan gedungnya miring,,,jadi yg di dlm ikut2an miring,,,,,”. Sindiran cukup pedas ditulis “Samuel Pinantun Situmorang”, ia menulis, “otak miring.. gedung ikutan miring..”.
Pendiri account “Dukung Gedung DPR Jadi Keajaiban Dunia” memuat berbagai macam keunikan. Dalam album fotonya memuat berbagai foto anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Priyo Budi Santoso. Priyo diyakini sebagai orang yang pertama kali menyampaikan informasi bahwa gedung DPRRI miring tujuh derajat.
       Kalo DPR gedung miringnya buat Account FB yang Hebo, tidak halnya dengan Gedung satu ini. Pada saat pertama kali melihat gedung ini saya tidak menyangka kalo gedungnya betul-betul miring. Saat itu saya pulang dari kampus dengan banyak pikiran kampus mengira otak saya betul-betul sudah miring karena melihat gedung besar tersebut tidak tegak lurus. Tapi ternyata mendekat  dan terus teliti melihat ternyata gedung tersebut betul miring dan bukan penglihatan saya yang salah.
Sampai saat ini sudah 2 minggu saya melihat gedung ini masih tetap miring. Perbaikannya terus dilakukan namun sepertinya susah untuk memperbaikinya menjadi tegap kembali

Jumat, 18 Februari 2011

Gambar: Karya Seni Tempo Doeloe

                                   Patung Yunani Kuno           dan            Mesir kuno
 
Seni melatar belakangi gaya Fitnes sekarang
karya Eropa Kuno
Salah Satu Karya Picasso

Karya Etnis
Karya Modern sekarang yang terus berkembang

Kamis, 17 Februari 2011

Balang Lompo Island

Pulau Balang Lompo dari kejauhan pulau kecil ini tidak bedah dari pulau-pulau yang ada disekitar pulau Sulawesi selatan.

Lokasi : Kecamatan Liukang Tupabbiring Kabupaten Pangkep
Perairan : Selat Makassar
Koordinat Lintang : 4° 56' 27.70"LS sampai 4° 56' 54.30" LS
Koordinat Bujur : 119° 23' 45.80" BT sampai 119° 24' 2.18" BT
Waktu : 8-10 November 2006
Praktek : Oceanografi Angkatan 2005

Pasir Putih dan dermaga menyambut kedatangan
pemandangan rumah adat Sulawesi Selatan

Dermaga panjang merupaka tempat bersandarnya 
perahu yang banyak melaut ke kota membawa barang ke Pulau
balang lampo yang sering transit ke pelabuhan Paotere 
Makassar.
Terlihat pasir putih yang masi terjaga keindahannya dibibir pantai Balang Lompo. Pohon kelapa dan karang-karang mati menghiasi sekitar bibir pantai. Foto ini di ambil sekitar jam 4 sore menunggu terbenamnya matahari.
Lorong di dalam pulau bersih dan terjaga keteraturannya. Rumah warga banyak dihiasi pohon pisang dan tumbuhan bermanfaat bagi kehidupan dan kebutuhan di sana.







Warga di Balang Lompo sangat religius namun etnis adatnya masih tetap kental. Warga disana juga masih ada sebagian yang sering melakukan ritual-ritual yang mengarah kepada kemusyrikan.








Salah satu pemandangan indah di belakang Pulau Balang Lompo.
Dermaga tuah ini dulunya juga tempat bersandarnya kapal nelayan namun kondisinya yang sudah tak memungkinkan maka tak difungsikan lagi. Tapi masih terlihat pondasi dermaga masih kokoh, tempat ini menjadi tempat favorit warga untuk menikmati terbenamnya matahari.









Suasana dermaga saat menjelang terbenamnya matahari. Kapal mulai siap tuk berlayar mencari hasil laut sehingga dermaga sunyi oleh kapal.

Jenis-jenis hewan maupun tumbuhan laut di sekitar bermacam-macam diperairan Pulau Balang Lompo tapi didominasi oleh terumbu karang








Saat-saat menunggu terbenamnya matahari di dermaga. Pemandangan di dermaga sangat indah, selain bisa melihat pulau balang lompo dari dermaga, kita juga bisa melihat pulau lain yang bertentangga dengan Pulau Balang lompo yang tidak terlalu jauh dan tampak jelas terlihat di dermaga.




Create your own at MyNiceProfile.com

Terima Kasih