Sabtu, 02 April 2011

Mahasiswa dilarang Sakit


              Cuaca  tidak menentu, terkadang  panas terik dan kadang hujan deras.  Semua terjadi tidak diduga-duga sehingga sulit mempersiapkan diri saat hujan turun agar terhindar dari air hujan. Tubuh manusia yang tiap saat beradaptasi dengan lingkungan sulit untuk cepat beradaptasi dengan perubahan cuaca. Daya tahan tubuh tiap orang yang berbeda-beda mengakibatkan penyakit mudah menyerang seseorang yang memiliki daya tahan tubuh lemah.
             Saat seseorang  dalam keadaan tidak sehat, sangat sulit untuk hadir dalam perkuliahan sehingga mahasiswa meminta kepada temannya untuk izin hingga sembuh.  Namun, meminta izin tak semudah seperti di sekolah dulu. Sebagian besar dosen khususnya yang ada di Universitas Islam Negeri (UIN)  Alauddin Makassar tidak menerima alasan sakit dari mahasiswa. “sakit, izin sama saja dengan alfa bagi saya” ujar salah satu dosen. Dosen-dosen tipe seperti ini menganggap mahasiswa sudah semestinya bisa menjaga kesehatannya agar terhindar dari penyakit. “saya belum paham maksud dari dosen yang menganggap sakit itu sama dengan alfa” ujar  salah satu mahasiswa Sains yang tidak setuju dengan keputusan dosen. Mahasiswa menganggap bahwa keputusan dosen seperti ini tidak memiliki alasan yang masuk akal, pasalnya menjaga kesehatan memang tanggung jawab masing-masing mahasiswa tapi tidak bisa  dipungkiri penyakit datang tanpa disegajah.
              Kata-kata mahasiswa dilarang sakit menjadi seruan mahasiswa yang tidak setuju dengan kebijakan dosen yang menganggap mahasiswa mesti tetap hadir tanpa alasan sakit sekali pun. Mahasiswa berharap dosen bias lebih bijaksana dalam mengambil keputusan .Karena sebagian besar kontrak perkuliahan maksimal  tiga kali tidak hadir akan terancam tidak lulus dalam mata kuliah tersebut.



baca juga : Mahasiswa titip Absen
                 Senioritas sensasi Sarat kekerasan

4 komentar:

  1. wah kenapa bisa seperti itu ... walaupun ada kata maha sebelum siswa...bukan berarti mahasiswa bisa segalanya termasuk terbebas dari sakit...barusan dengar seperti ini... prihatin :(

    BalasHapus
  2. statement yang aneh, hahaha,.. tak apa toh kalau sakit istirahat saja, masak sih dilarang hehe..bandel dikit tak apa heh

    salam kenal

    BalasHapus
  3. hampir sama yang terjadi di kampusku ces..
    ada sebagian dosen yang tidak mau mentolerir alasan mahasiswa jika tidak hadir dalam perkuliahan..

    ternyata di Indonesia, bukan hanya orang miskin yang dilarang sakit, mahasiswa pun dilarang sakit !!! he he he

    BalasHapus

Terima Kasih