Sabtu, 30 Juli 2011

Filum Protista dan Jenis-Jenisnya

Protista adalah mikroorganisme eukariota yang bukan hewan, tumbuhan, atau fungus. Mereka pernah dikelompokkan ke dalam satu kerajaan bernama Protista, namun sekarang tidak dipertahankan lagi.[1] Penggunaannya masih digunakan untuk kepentingan kajian ekologi dan morfologi bagi semua organisme eukariotik bersel tunggal yang hidup secara mandiri atau, jika membentuk koloni, bersama-sama namun tidak menunjukkan diferensiasi menjadi jaringan yang berbeda-beda.[2]. Dari sudut pandang taksonomi, pengelompokan ini ditinggalkan karena bersifat parafiletik. Organisme dalam Protista tidak memiliki kesamaan, kecuali pengelompokan yang mudah[3]—baik yang bersel satu atau bersel banyak tanpa memiliki jaringan. Protista hidup di hampir semua lingkungan yang mengandung air. Banyak protista, seperti algae, adalah fotosintetik dan produsen primer vital dalam ekosistem, khususnya di laut sebagai bagian dari plankton. Protista lain, seperti Kinetoplastid dan Apicomplexa, adalah penyakit berbahaya bagi manusia, seperti malaria dan tripanosomiasis. Berikut beberapa jenis yang termasuk dalam filum ini dan diambil dari berbagai situs.



Paramecium


Euglena viridis



Chilomonas



Arcella sp



Actinosphaerium



Bodo sp\



Ceratiumn hirundinella



Coleps octospinus



Diffugia sp



Euplotes sp


 
Stentor sp
 


Stylonychia mytilus



Vorticella sp

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih