Sabtu, 16 Juli 2011

Panorama Tanjung Bira



Bira, Tanjung Bira. Beberapa hari yang lalu saya membaca status di Fb salah satu teman yang mengekspresikan kekagumannya pada tempat wisata itu. Dari statusnya sie luar biasa sekali, ia bagai penyair yang baru melihat keindahan surgawi ckckck, statusnya itu bak puisi heheh Lebay'. Saya jadi penasaran setelah membaca statusnya, belum perna saya berkunjung ke sana. Beberapa dari cerita yang pernah saya dengar pantai tanjung bira memang pantas jadi salah satu tempat wisata favorit, banyak orang yang ingin ke sana melihat pantai yang satu ini, bahkan yang sudah ke sana masih tertarik untuk berkunjung kembali.


Terletak di daerah ujung paling selatan Provinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di Kecamatan Bonto Bahari,  Kabupaten Bulukumba. Tanjung Bira terletak sekitar 40 km dari  Kota Bulu Kumba, atau 200 km dari Kota Makassar. Perjalanan dari Kota Makassar  ke Kota Bulukumba dapat ditempuh dengan menggunakan angkutan umum berupa mobil Kijang, Panther atau Innova dengan tarif sebesar Rp. 35.000,-. Selanjutnya,  dari Kota Bulukumba ke Tanjung Bira dapat ditempuh dengan menggunakan mobil  pete-pete (mikrolet) dengan tarif berkisar antara Rp. 8.000,- sampai – Rp.  10.000,-. Total waktu perjalanan dari Kota Makassar ke Tanjung Bira sekitar 3 –  3,5 jam.



Pemandangan di dekat bibir pantai sangat asik...tebing-tebing besarnya buat pantai ini tambah indah. Banyak pengunjung berteduh di bawah tebing untuk menikmati keindahan pemandangan Tanjung Bira. Di Tanjung Bira yang suhunya panas dan mataharinya yang terik cocok banget buat bule berjemur, tapi buat pribumi seperti saya nga perlu berjemur lagi heheh. Tanjung bira terkenal dengan pantai pasir putihnya yang cantik dan menyenangkan. Airnya jernih, baik untuk tempat berenang dan berjemur. Disini kita dapat menikmati matahari terbit dan terbenam dengan cahayanya yang berkilau nenbersit pada hamparan pasir putih sepanjang puluhan kilometer.



Warga disekitar lokasi Tanjung Bira sangat menjaga ekosistem yang ada di pantai. Kebersihannya sangat dijaga, namun menurut saya lokasi Tanjung Bira masih perlu dikembangkan karena masih banyak titik-titik lokasi yang belum terawat dan diperbaiki. Rumah adat masih kental terasa di tanjung bira. Arsitektur rumah panggung khas Sulawesi Selatan masih dijaga betul oleh pemilik restoran dan penginapannya. tanjung Bira sudah lama jadi lokasi wisata, namun masih tertinggal jauh dari lokasi-lokasi wisata yang ada di Indonesia, padahal Tanjung Bira tidak kalah bagusnya dengan pantai lain.



Tanjung Bira merupakan pantai pasir putih  yang cukup terkenal di Sulawesi Selatan. Pantai ini termasuk pantai yang  bersih, tertata rapi, dan air lautnya jernih. Keindahan dan kenyamanan pantai ini terkenal hingga ke mancanegara. Turis-turis asing dari berbagai negara banyak yang berkunjung ke tempat ini untuk berlibur. banyak Turis yang bermalam hingga seminggu di sana. Seorang Turis dari Jerman sempat bercengkrama dengan teman saya mengaku sudah sebulan ada di pulau selayar dekat Tanjung Bira. Ia mengaku sangat senang berada di sana.



Biaya tiket masuk ke lokasi Pantai Tanjung  Bira sebesar Rp. 5.000,-. Ada harga spesial buat yang datang dengan rombongan.

Kawasan wisata Pantai Tanjung Bira dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti restoran, penginapan, villa, bungalow, dan hotel dengan tarif mulai dari Rp. 100.000,- hingga Rp. 600.000,-  per hari. Di tempat ini juga terdapat persewaan perlengkapan diving dan snorkling dengan tarif Rp. 30.000,-. Bagi pengunjung yang selesai berenang di pantai,  disediakan kamar mandi umum dan air tawar untuk membersihkan pasir dan air laut  yang masih lengket di badan. Bagi pengunjung yang ingin berkeliling di sekitar pantai, tersedia persewaan motor dengan tarif Rp. 65.000,-. Di kawasan pantai  juga terdapat pelabuhan kapal ferry yang siap mengantarkan pengunjung yang ingin berwisata selam ke Pulau Selayar.



Pantai Tanjung Bira sangat indah dan  memukau dengan pasir putihnya yang lembut seperti tepung terigu. Di lokasi,  para pengunjung dapat berenang, berjemur, diving dan snorkling. Para pengunjung juga dapat menyaksikan  matahari terbit dan terbenam di satu posisi yang sama, serta dapat menikmati  keindahan dua pulau yang ada di depan pantai ini, yaitu Pulau Liukang dan Pulau  Kambing. Ini pengalaman yang sangat menarik bagi saya bersama rombongan Praktikum Lapangan Zoologi Invertebrata Biologi UIN Alauddin Makassar. berharap suatu hari bisa kesana lagi dan bisa berkunjung ke Pulau Selayar.



3 komentar:

  1. pantainya cantiiik.. jadi pengen ke sana tapi sayang jauh :(
    Indonesia emang kaya akan keindahan panorama alamnya.

    salam kenal ;)

    BalasHapus
  2. heheh...thanks yha..
    nanti pasti bsa ksana..
    nanti aq yg temenin

    salam kenal jg...

    BalasHapus

Terima Kasih