Selasa, 09 Agustus 2011

KPK Buah Simala Kama

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu...
Catatan Mahasiswa Sotta alias so'tau, nie sekedar argumen saya sebagai pengamat dadakan heheh...sekedar mau menuangkan pendapat dan menggunakan hak berbicara, semoga nga ada yang tersinggung.
Akhir-akhir ini di Media, baik televisi, radio maupun cetak ramai membicarakan masalah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang lagi sibuk mencari bakal calon pemimpinnya. KPK seperti dapat istilah buah simala kama, mereka diperhadapkan oleh pilihan dan banyak persoalan. Kita tau akhir-akhir ini mereka didera banyak masalah. Para tikus-tikus, kanibal uang haram hobinya gangguin mereka, loncat-loncat kegirangan kalau KPK lagi punya masalah. Para elit politik negeri kita seperti diperhadapkan ranjau dengan kehadiran KPK, yang lucunya pemimpin senayan kita dengan terang-terangan mengeluarkan stetmen ingin KPK dibubarkan, alamak hebat sekali.

Hal yang terlihat juga selama ini pembahasan dipelbagai media dan argumen para pengamat politik tentang keadaan KPK adalah beberapa  dari oknum KPK seperti takut dengan Partai Politik (Parpol) besar yang saat ini sedang berpengaruh, dengan kata lain banyak menduduki kekuasaan. Polemik kekuatan politik yang mulai menjangkit KPK seperti virus mematikan yang menakutkan, tak dipungkiri sangat terlihat dari gerak-gerik elit politik. Seperti racun yang menjalar dan mulai merusak sistem tubuh KPK hingga kebagian vital. Disaat sistem rusak maka mekanisme didalamnya akan ikut terjangkit pula.

Sebelum-sebelumnya kita dibuat legah bernafas dengan  adanya KPK dengan berbagai kinerja heroiknya yang membabat beberapa kasus korupsi di negeri ini.  Langka-langka  mereka seperti berhasil membuat para elit politik gemetaran untuk nyolong uang rakyat. Namun koruptor kelas kakap nga mau kalah, mereka terus meningkatkan tingkat kecerdasan mereka melakukan aksinya. Jenius dengan ide-ide kotor, busuk, jahat dan menjijikkan. Mereka tega menghancurkan hidup para pemberantas korupsi kita. 

Seperti beberapa film yang saya pernah nonton, mereka membuat isu skandal pribadi sehingga tidak tercium kalau ternyata modusnya adalah dendam politik.  Saya kadang bertanya-tanya dari mana sie mereka dapat ide secemerlang itu, apa mereka punya ahli strategi juga atau mereka dapat inspirasi dari film holywood juga. Isu-isu cemerlang biasanya otak dari kasus bahkan donaturnya mustahil diketahui, palingan yang terjangkau oleh hukum kita cuma korban kacang gorengan saja atau anak bawang koruptor. Lebih lucu lagi kalau isu yang mereka buat ujung-ujungnya dikaitkan dengan isu terorisme. Haha lucu sekali, tapi tragis mereka bawa nama agama sebagai dalangnya.

Saya masi optimis dengan para komisioner KPK kita, menunggu gerakan heroik lainnya. Kita harus tetap percaya masi ada orang amanah dan terpercaya di dunia ini.  Walau kita tidak punya kekuatan membangkitkan semangat para komisioner KPK agar tetap pede melawan para korutor yang kepedeaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih