Sabtu, 17 September 2011

Workshop Jurnalistik Tentang Keberagaman

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu

Well, lama nga nulis kegiatan-kegiatan yang ada di Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) sekarang aku mau bagi pengalaman tentang acara workshop jurnalistik yang diadakan Serikat Jurnalistik Untuk Keberagaman (SEJUK) bekerjasama dengan LPM Identitas Unhas, jumat (16/09/2011) yang berlangsung selama 3 hari di Hotel Amaris Jl.Bogenville Makassar. Workshop ini diadakan setelah Diskusi yang juga bertemakan sama yaitu Jurnalis Untuk Keberagaman, namun di workshop ini kita tidak hanya berdiskusi masalah tema yang tadi, tapi kami juga berlatih menjadi insan pers masa depan yang dapat menjunjung tinggi indahnya keberagaman.

Di dunia ini ada banyak paham mengenai keberagaman, di bumi yang di huni banyak manusia ini terjadi banyak interaksi sosial sehingga melahirkan banyak hal sebagai contoh seperti agama, kebudayaan, norma dan lain-lain sebagai produk dari interaksi itu sendiri. Tidak bisa dipungkiri perbedaan itu selalu ada di muka bumi ini, wlaaupun kita mengklaim diri kita ini sama dengan manusia lain, namun kenyataannya kita memiliki pandangan yang sangat beragam adanya. Sebagai contoh penafsiran kita masalah ajaran agama yang sekarang katanya adalah isu yang sangat menarik. Banyak persoalan agama yang terjadi sehingga para pewarta juga semakin banyak yang tertarik mengangkat tema sensitif ini. Kenapa saya katakan sensitif karena persoalan ini menyangkut kepercayaan ataupun keyakinan seseorang. Kita tidak bisa sepenuhnya yakin terhadap orang lain begitupun sebaliknya, tapi tidak dengan persoalan agama atau keyakinan ia mutlak untuk diyakini oleh para penganutnya. Sebenarnya pandanga saya seperti ini baru lahir setelah mengikuti serentetan kegiatan tentang keberagaman ini. Banyak persoalan agama yang disinggu oleh tiap pemateri sebagi contoh masalah Jamaah Ahmadia yang di klain sebagian besar ormas Islam kalau mereka itu ajaran sesat.  Tidak semata-mata mereka berkata seperti itu tanpa landasan atau pegangan, tiap golongan yang berbeda memiliki pandangan yang bermacam. Islam datang dengan adanya nabi dengan ajarannya, kita suci Al-qur'an sebagai pedomannya dan kedua inilah yang banyak ditafsirkan berbeda oleh penganutnya.

selama 2 hari pelatihan ada beberapa pelajaran yang saya petik baik itu sebagai umat beragama, manusia bernorma, berbudaya,berinteraksi, dan yang terpenting pelajaran saya sebagai calon pers yang nantikan akan menjadi Control of Social.

Akan ada banyak lagi tulisan yang akan saya posting tentang apa saja yang saya dapatka dan bagaimana sudut pandang saya berkerbang setelah serentetan informasi mengenai keberagaman yang sangat urgen saya dapatkan pada workshop tentang keberagamaan.

2 komentar:

  1. wah.. langsung posting saja nih..

    kayaknya acaranya seru,
    nginap di hotel and dapat materi lagi..

    ditunggu postingan berikutnya kalau gitu.

    BalasHapus

Terima Kasih