Jumat, 18 November 2011

Alga Cokelat Banyak Manfaat

Setelah sempat posting tentang Alga merah yang punya sejuta manfaat nahhh kali ini tak kalah bermanfaatnya dengan Alga merah.Karena ternyata Alga cokelat juga punya bayak manfaat.

Sebelum mencari tau manfaatnya, kita coba kaji sama-sama soal Alga Cokelat, kenapa alga ini banyak manfaatnya. Pokoknya InsyaAllah mulai dari A sampai Z bakal dijelaskan disini.






Phaeophyta adalah ganggang yang berwarna pirang atau cokelat yang di dalam kromatofornya terkandung klorofil-a, karotin, dan santofil serta fikosantin yang menutupi warna lainnya dan menyebabkan ganggang atau alga ini berwarna pirang atau cokelat

Ciri-ciri Umumnya
Pada umumnya ditemukan hidup di laut, terutama yang beriklim dingin.
Bentuk tubuhnya tampak menyerupai tumbuhan tingkat tinggi karena ada bagian yang menyerupai akar, batang, dan daun, dengan tinggi dapat mencapai 50-100 m.
Multiseluler (bersel banyak).
Memiliki pigmen fikosantin yang dominan.
Memiliki gelembung udara (air bladder).
Makanan cadangan berupa laminarin.
Memiliki susunan sel >>
Dinding sel tersusun dari tiga macam polimer yaitu selulosa, asam alginat, fukan dan fukoidin. Algin dari fukoidin lebih kompleks dari selulose dan fukoidin lebih kompleks dari selulose dan gabungan dan keduanya membentuk fukokoloid. Dinding selnya juga tersusun atas lapisan luar dan lapisan dalam, lapisan luar yaitu selulosa dan lapisan dalam yaitu gumi. Tapi kadang-kadang dinding selnya juga mengalami pengapuran. Inti selnya berinti tunggal yang mana pada pangkal berinti banyak. Dinding sel menyebabkan sel tidak dapat bergerak dan berkembang bebas, layaknya sel hewan.
 
>>  Adapun ciri-ciri dari alat gerak phaeophyta, yaitu :
1.Berupa flagel, terletak pada sel-sel perkembangbiakan dan letaknya lateral.
2.Berjumlah 2 yang heterokon dan terdapat di bagian samping badannya yang berbentuk pir atau sekoci.
3.Pada waktu bergerak ada yang panjang, mempunyai rambut-rambut menghadap ke muka dan yang pendek menghadap ke belakang.
4.Dekat dengan keluarnya flagel terdapat bintik mata yang berwarna kemerah-merahan,

>>Pada umumnya, alga cokelat ditemukan hidup di laut, terutama yang beriklim dingin, hanya beberapa saja yang hidup dalam air tawar. Ada juga yang ditemukan di daerah pantai melekat pada batu karang.
 >>Alga ini termasuk bentos, melekat pada batu-batu, kayu, sering juga sebagai epifit pada talus lain alga, bahkan ada yang hidup sebagai endofit. Hidup melekat pada dasar perairan (melalui semacam akar), sedangkan bagian tubuh yang lainnya mengapung di air karena memiliki gelembung udara.
>>Bersifat autotrof fotosintesis, yang terjadi pada setiap helaian daun. Karbohidrat yang dihasilkan ditransportasi ke tangkai yang menyerupai batang.  
Terbagi atas 2, yaitu :
1. Secara Vegetatif (Aseksual)
  a. Fragmentasi
  b. Pembentukan Spora, baik zoospora   maupun aplanospora
2. Secara Generatif (Seksual)
  a. Isogami
  b. Anisogami
  c. Oogami
Terbagi atas 4 bangsa, yaitu :
1.Bangsa Laminarales
2.Bangsa Fucales
3.Bangsa Phaeosporales
4.Bangsa Dictyotales

Berdasarkan tipe pergiliran keturunan, terbagi atas :
>> —Golongan Isogeneratae
  Golongan isogeneratae yaitu golongan tumbuhan yang memiliki pergiliran keturuan isomorf. Sporofit dan gametofit mempunyai bentuk dan ukuran yang sama secara morfologi tetapi sitologinya berbeda. Contoh: Ectocarpus
>> —Golongan Heterogenerate
  Golongan heterogenerate yaitu golongan tumbuhan yang memiliki pergiliran keturunan yang heteromorf. Sporofit dan gametofitnya berbeda secara morfologi maupun sitologinya.
  Contoh: Laminaria
>> —Golongan Cyelosporae
  Golongan cyelosporae yaitu golongan tumbuhan yang tidak memiliki pergiliran keturunan. Contoh: Fucus
Hidup pada kedalaman 10-30 m pada laut dingin.
Jenis-jenis yang termasuk dalam bangsa ini mempunyai sporofit yang dapat dibagi menjadi alat pelekat, tangkai dan helaian atau lembaran
Perkembangannya paling sederhana karena mempunyai habitus yang memperlihatkan adanya hubungan kekerabatan dengan Phaeosporales.
Perkembangbiakannya secara pergiliran keturunan yang beraturan.
Contoh : Macrocystis pyrifera dan Lessonia sp.
Melekat pada bebatuan di semua lautan dan merupakan penyusun utama vegetasi lautan di daerah dingin.
Berkembangbiak secara generatif dengan oogami sedangkan perkembangbiakan secara vegetatif tidak ada.
Dalam daur hidupnya, ganggang ini tidak menunjukkan adanya pergiliran keturunan.
Contoh : Fucus seratus dan Sargassum vulgaria
Kebanyakan mirip dengan Cladopora, tetapi ada pula yang mempunyai talus yang lebih tinggi tingkatannya.
Perkembangbiakan secara aseksual dengan zoospora dan secara seksual dengan isogami gametangium bersel banyak.
Contoh : Ectocarpus Siliculosus dan Cutleria multifida
Sebagian besar habitatnya di lautan daerah tropik.
Sporanya tidak memiliki bulu cambuk sporangium beruang satu dan mengeluarkan empat testaspora.
Perkembangbiakannya secara seksual dengan oogami.
Contoh : Dictyota dihotama dan Dictyopteris polypoides.
 
>>Adapun beberapa peranannya, yaitu :
Dapat dimanfaatkan dalam industri makanan, misalnya Laminaria, Fucus, Ascophylum .
Dimanfaatkan dalam dunia industri tekstil untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas bahan industri.
Digunakan sebagai bahan pembuat bahan biomaterial untuk teknik pengobatan, misalnya Macrocytis Pyrifers.
Dapat digunakan sebagai pupuk organik karena mengandung bahan-bahan mineral seprti potasium dan hormon seperti auxin dan sylokinin yang dapat meningkatkan daya tumbuh tanaman untuk tumbuh, berbunga dan berbuah.
 
 

3 komentar:

  1. nhamyy iziin copyy yahh artikel ta'.. :)

    #mksiihh.sblumnyaa..

    BalasHapus
  2. kak ..mau tanya tempat beli alga merah sama alga coklat dimana?

    BalasHapus

Terima Kasih