Minggu, 25 Desember 2011

Hiu Sahabat Manusia

 

Tahun ini sudah masuk semester 3, ada beberapa mata kuliah yang didukung oleh nilai praktikum dan itu penting sebagai syarat kelulusan. Banyak hal menarik pada praktikum kali ini terutama praktikum Zoologi Vertebrata. Salah satu judulnya yaitu Chondritheyes yang merupakan sub filum dari Pisces/Ikan. Untuk praktikum ini saya dan kawan-kawan harus meneliti salah satu spesies Chondritheyes yaitu ikan Hiu. Awalnya kami kaget, mau nyari kemana ikan hiu. Ternyata ikan hiu banyak macamnya, ada ikan hiu yang tidak berbahaya. Ikan hiu jenis ini tidak perlu ditakuti, malah punya banyak manfaat. Para warga pesisir menangkap ikan hiu kecil untuk obat Cacingan dan untuk kekebalan tubuh, makanya para pelaut jarang sakit. Naahh itu sedikit cerita dari saya, mari kita belajar sedikit tentang ikan Hiu yang ternyata punya segudang keunikan.
Ikan hiu memiliki ciri-ciri luar yaitu silidris, ujung lancip, kepala pipih, dan ada sirip berpasangan. Sirip caudal heterocercal. Yang berpasangan adalah sirip pectoral dan sirip pelvic. Pada sirip pelvic terdapat suatu tambahan yang berbentuk silindris yang disebut claspers. Claspers ini  berguna bagi ikan hiu jantan ketika musim perkawinan tiba. Pada beberapa ikan Hiu terdapat pina analis pada media posterior-ventralis. Mulut melintang terdapat pada sebelah anterior ventralis pada kepala. Disebelah mata terdapat nostril (lubang hidung). Antara mulut dan pinna pectoralis terdapat enam buah celah, insang paling muka mengalami modifikasi baik letak maupun fungsinya yang disebut spirakel. Antara sepasang pinna pelyicus dan pinna caudalis terdapat anus, dan pada jantan dilengkapi claspers. Seluruh permukaan tubuh dibungkus oleh kulit yang bersisik placoid. Sisik ini merupakan struktur eksoskeleton yang primitife.
Pada bagian anatomi terlihat organ-organ sistem sirkulasi seperti jantung, sistem respirasi pada insang, sistem reproduksi pada alat kelami jantan yaitu testis dan sistem pencernaan dimulai dari kerongkongan, lambung, usus dan anus. 
1)      Sistem sirkulasi
Jantung mempunyai satu atrium dorsal yang menerima darah dari sinus venosus dan satu ventrikel yang memompa darah ke konus dan selanjutnya menuju aorta ventral yang lalu bercabang  menjadi lima buah arteri brankial aferen, terus masuk ke dalam insang. dalam insang terdapat kapiler. Darah dalam kapiler itu ditapis oleh arteri brankial eferen, kapiler lalu bersatu membentuk aorta dorsalis, dan dari sini darah masuk ke seluruh tubuh. 
2)   Sistem respirasi
Dengan membuka dan menutup mulut ikan menghalau air ke dalam mulut dan menahan ke luar dengan kekuatan melalui celah insag dan spiracle. Insang tersusun atas filament yang banyak mengandung pembuluh darah kapiler, darah dari ventral aorta akan melalui kapiler tersebut, melepaskan karbon dioksida dan mengikat oksigen yang larut dalam air, kemudian dilanjutkan ke dorsal aorta mengikuti peredaran darah 
3)      Sistem reproduksi
Ikan ini melakukan proses fertilisasi secara internal. Alat kelamin jantan terdiri atas sepasang testis terdapat beberapa vas deverens yang menuju vas deferensia. Alat kelamin betina mempunyai dua ovarium di dekat ujung anterior cavum abdominal. Telur yang masuk ke dalam selom. Telur itu ditarik masuk ke dalam ostium yang berbentuk corong terus masuk ke oviduk. Ujung posterior oviduk itu masing-masing membesar manjadi uterus. Dalam uterus embrio berkembang sampai menjadi ikan yang dapat berenang. 
4)      Sistem pencernaan
Alat pencernaan terdiri dari cavum oris, pharyng, esopangus, ventrikulus, intestinum,
kloaka dan anus. Di dalam cavum oris terdapat gigi pada rahang tertutup oleh gigi, lidah yang pipih terletak pada dasar cavum oris. Pharhyng terbuka lateral ke dalam 5 pasang celah insang yang masing-masing terpisah dan lubang pertama disebut spiracle. Osophagus terletak di sebelah posterior pharyng dan terus bersatu ke kardial lambung lalu berkelok ke bagian pilorik lambung dan ke depan berbentuk huruf U. di dalam intestinum terdapat klep spiral yang berfungsi membantu dalam efisiensi penyerapan zat-zat makanan. Dalam hal ini menghambat jalannya bahan makanan yang lewat menuju kloaka. Hepar yang terdiri dari dua bagian menempati rongga sebelah anterior dan terdapat saluran empedu ke dalam intestinum.
c. Habitat
     Ikan Hiu (Carcharias menissora) banayak kita temui di laut sebagai habitatnya.
d. Klasifikasi
Klasifikasi ikan hiu
Kingdom       :           Animalia
Phylum          :           Chordata
Class              :           Chondrichthyes
Ordo              :           Selachi
Familia          :           Carchariadae
Genus            :           Carcharias
Species          :           Carcharias menissorah[1]


                [1]Wikipedia”, Klasifikasi-ikan- Chondrichthyes.id.wikipwedia.org/wiki (Tanggal 25 November 2011).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih