Kamis, 27 Desember 2012

Ken(apa) UIN Alauddin


"Kenapa UIN Alauddin??"
"Apa UIN Alauddin?"

Kedua pertanyaan tadi adalah celotehan yang terus muncul dalam benakku pada saat melihat gerbang bernuansa arsitektur timur tengah itu. bagai portal menuju dunia baru, dunia perkuliahan. Tak mudah, batinku ragu. Jauh perjalanan untuk sampai Alhamdulillah aku ke kampus dengan mengendarai kendaraan beroda dua. Aku tinggal di pesisir pinggiran kota Makassar dan aku harus ke pinggiran kota Gowa daerah yang sudah nampak pegunungannya.

Aku bersyukur menjadi bagian dari UIN Alauddin Makassar walau tak begitu terkenal seperti kampus Ayam Jago Atau Kampus Kapal Pinisi. Tetap bangga bisa menjadi mahasiswa kampus hijau. Universitas (Islam) Negeri Makassar, dulu Institut Agama Islam Negeri tapi tak lama sebelumku masuk kampus ini berhasil menjadi Universitas seperti saudaranya UIN Kalijaga. Oleh kerja keras dari Prof Azhar UIN menjadi sejajar dengan Universitas negeri yang ada di Makassar. Walau masih merintis, masih tertati-tati memang tapi kami semua ingin Universitas Islam ngga kalah dengan Universitas lain.

Hampir semua gedung yang ada di UIN bernuansa Islam, kampus II Samata Gowa dirancang dengan karakter keislamannya tanpa melupakan moderisasi gedung dan fasilitas yang ada dalam kampus. kalau dulu hanya ada jurusan agama saja sekarang sudah berkembang ada jurusan Sains dan Teknologi serta kesehatan. Walau demikian kami wajib tau soal ilmu Al-qur'an, Ilmu Hadis, ilmu Fikih, Sejara Peradaban Islam, Aqidah Islam, bahasa Arab dll.

Walau kami bukan profesi keislaman tapi kami dibentuk menjadi ahli dengan berlandaskan agama Islam. Jurusan Agama yang paling keren menurut saya adalah fakultas Ushuluddin jurusan perbandingan agama. Salah seorang teman satu organisasi lembaga pers mahasiswa di UIN (Washilah) mengatakan kalau mereka wajib mempelajari tentang agama lain. Tak sedikit dari mereka yang pindah agama, entah apa alasannya. Di UIN lahir para profesor filsafat agama yang liberal, pluralis dan ada juga politis. Tapi di UIN perbedaan bukan masalah.

Di UIN ada lembaga intra yang sama dengan Universitas lain tapi keunggulannya kami selalu melibatkan Al-Qur'an dan Hadis. Tak pernah lupa keterlibatan Allah dalam setiap kajian yang kami bawakan. Mulai dari seminar, pameran, dialog, pagelaran seni, pementasan budaya, kajian ilmu sampai penelitian kami kaji dari segi agama Islam. kami para lulusan Saintis nantinya saat membuat skripsi wajib mengkaji judul skripsi terhadap pandangan Agama Islam yag tentunya harus ada landasan Al-Qur'an dan As-sunna (hadis).

Tak jarang Kampus kami juga mengalami konflik mahasiswa. Di UIN hanya ada agama Islam tapi ada banyak paham tentang agama Islam. Ada yang kiri dan ada yang kanan dan terkadang ada yang menjadi ateis atau hilang arah mencari Tuhan. Hal itu wajar terjadi, kita mahasiswa pintar-pintarnya kita mencari jati diri. Paham bisa berubah-ubah tapi aqidah harus tetap dijaga.

UIN adalah gerbang menuju ridho Allah mencari ilmu untuk dunia dan juga akhirat


Selasa, 18 Desember 2012

Memory Luka Pembaca



Bacalah buku, buku adalah gudangnya ilmu kata-kata ini sejak kecil selalu diucapkan bapak dan ibu guru. Sebuah petuah agar kita mau membaca. Kini buku masih hadir ditengah kecanggihan dunia walau pelbagai teknologi informasi muncul tapi buku tak lekang oleh zaman multimedia masa kini.

Walau bukan maniak buku tapi bagiku buku bukan semata gudang ilmu saja. Dalam buku kita bisa menemukan hidup, pengalaman yang tak pernah kita alami bisa kita pelajari, arti yang tidak pernah kita terjemahkan, ide yang tak pernah terpikirkan, kasus yang tak pernah kita selidiki, teka-teki yang tidak pernah kita tebak, bahkan hal  yang tak penting bisa menjadi sangat penting dan hal yang kita lupakan atau abaikan kembali kita cari tau. 

Penulis buku selalu punya tujuan untuk mengungkapkan sesuatu, apakah itu baik atau buruk. Katanya penulis itu seperti pisau, bisa dipakai membunuh atau bisa dipakai memotong sayur. Namun apakah tulisan seorang penulis yang menghasilkan sebuah karya memikirkan lebih condong kearah negative atau postifkah tulisannya, sepertinya masih banyak yang masa bodoh soal itu.
Salah satu buku yang kembali membuka sekat berpikirku adalah novel karya Muhidin M Dahlan berjudul “Tuhan izinkan aku menjadipelacur” tentang pengakuan memori luka seorang muslimah. Bagiku ini adalah diary kelam, pemilik seluruh tokoh yang ada di dalamnya. Kalau di dalam buku ini berani menghardik Islam maka itu yang menjadi ke tidak logisan bagiku. Kalau si penulis dalam Prolog dan epilognya seakan mengajak kita berpikiran luas, maka bagi saya ia telah menyempitkan cara perpikir mengenai Islam.

Bila kita membaca Buku ini maka kata yang mungkin sering di ucapkan pembaca “Berani dan nekad”. Kata berani dan nekad juga terlontar saat ku baca buku ini dengan mengacungkan jempol ke atas dan kebawah. Jujur awalnya saya bosan membacanya mungkin karena awal cerita pernah saya alami tanpa sampai ke tahap pembaitan. Alhamdulillah saya yakin ada keterlibatan Allah dari kisahku. Tapi saya tidak menyalahkan si tokoh sudah tentu kalau Allah juga terlibat dari kisahnya namun salahnya ia sangat naïf menyalahkan “Tuhan”. Hidup bukan sepenuhnya milik kita dan juga tidak sepenuhnya kendali Tuhan, bukankah kita sudah diberi janji sebelum lahir ke bumi. Allah telah mempercayakan hidup kepada kita namun Allah seperti orang tua yang tetap memperhatikan anaknya, bedanya Allah memiliki kuasa untuk menguji janji kita.

Dalam buku ini juga terus menyalahkan Lelaki, dalam kisah kelam setelah kekecewaannya terhadap tuhan. Si tokoh tidak sadar telah menyalahkan dirinya sendiri sebagai perempuan yang rela dirusak. Kisah pertama ia terjerumus dalam zina dengan membawa alasan kalau ia kesal dengan hidupnya terdahulu. Kemudia terus melakukannya karena kekesalannya pada lelaki terhadap tabu akan tubuh.
Kemudian ia menyelami kebingungan terhadap berbagai idealisme sampai ia campur adukkan paham tak berlandas kebenaran dengan Islam. Ia kacau dalam kepura-puraan bahwa ia paham dan terus bertanya seakan ia telah tau banyak dan mencoba mencari yang lebih banyak lagi.

Ada adegan dimana ia mengingat orang tuanya dikala sedang menikmati hidupnya yang bebas. Bukankah ia telah menghukum orang tuanya dengan merelakan hidupnya hancur. Bagiku hidup itu bukan 100 persen milik kita cinta dan sayang membuat kita mengikhlaskan sekian persen untuk orang yang kita sayang.

Pada titik puncaknya ia makin menyerah pada tragedy. Saya merasa si tokoh ini tak mau mengungkapkan sebenarnya tiap keputusannya untuk menyerah. Ia masih mempetimbangkan kelak bagaimana hidupnya di akhirat. Walau ia terus menghakimi “Tuhan” tapi ia masih punya pikiran bahwa ia masih milik tuhan selama ia masih menginjakkan kaki dengan ruhnya di Bumi milik Tuhan. Ia masih milik Tuhan Karena ia masih ingat Ia hidup karena izin tuhan yang memperbolehkannya menggenggam janji berbakti di buminya.

Hingga akhir cerita ia berdialog dengan tuhan secara tak langsung ia meminta izin untuka menjadi pelacur bukankah ia masih menghormati tuhan denga meminta izin. Namun sama saja seperti seorang anak yang meminta kepada orang tuanya untuk pindah agama karena ingin menikah dengan orang yang beda agama. Si orang tua merasa terkhianati tapi sebenarnya rasa hormat seorang anak masih tetap ia pegang dengan kuat. Bagiku Tuhanku Allah tidak pernah lupa dengan hambanya. Marahkah Allah ketika dihakimi hambanya? sepertinya tidak karena saya yakin maafnya Allah sangat besar kecuali bagi hambanya yang telah berani menduakannya hingga akhir khayat. Allah beda dengan kita, sangat beda. Maafnya beda dengan maaf yang kita selama ini ketahui jadi bagi saya kita jangan menyimpulkan soal apa saja mengenai Allah karena kita takkan sanggup menyimpulkan apapun. Bila mana ada yang mencoba menyimpulkannya maka hanya kesia-siaan yang ia lakukan dan celakalah bila kita ingin mencoba memahaminya. Sekedar tau boleh tapi untuk mencoba menalarkannya sesungguh-sungguhnya takkan pernah kita mendapatkan kepuasan, malah akan menjadi petaka bila kita memasukkan nalar kita terhadap kesimpulan orang yang hanya berlandaskan kemanusiaan. Karena ketuhanan hanya milik Tuhan kita takkan mampu memahami secara kaffa soal sifat, pemikiran dan urusan Tuhan seperti yang kita punya. 

Menurutku janganlah kita ikut campur soal bagaimana tuhan menguji manusianya, sudah ada iblis yang punya tugas seperti itu kita manusia jangan mau sok jadi iblis atau malaikan di dunia. Allah telah memerintahkan Iblis untuk menguji manusia tanpa sikap setengah-setengah seperti kita manusia. Katanya tidak apa-apa dibilang jahat yang penting niatnya baik ingin menguji keimanan manusia supaya lebih baik. Kita manusia takkan bisa seperti iblis maupun malaikat. Kalau tidak mampu jadi malaikat jangan mencoba jadi iblis. Iblis yang setengah-setengah, jangan kita mengambil alih pekerjaan iblis. Mungkin iblis akan tertawa terbahak-bahak bila kita mencoba seperti ia, menguji iman manusia agar lebih baik kepada Allah bedahnya kita senang kalau hasilnya baik kalau iblis tidak ia senang bila hasilnya ia berhasil menjadikan kita iblis yang bodoh. Rela menjadi iblis yang seakan-akan di legalkan Allah untuk menguji manusia dengan jaminan muliah dianggappannya orang atau dirinya sendiri.

Buku ini saya sangat percaya diambil dari pengakuan manusia labil akan kehidupan makanya dengan mudah saya menuliskan ini. Tulisan ini sudah pasti adalah kesekian banyak anggapan orang terhadap si tokoh novel ini. Tapi tulisan ini adalah anggapan saya seyakin-yakinnya pada si tokoh, pemikiran saya terhadap tragedy hidupnya, dan pemahaman saya terhadap iman seseorang yang diuji, pemaham saya terhadap seseorang yang merasa terasingkan, pemaham saya perhadap wanita, pemahaman saya terhadap idealisme, pemaham saya terhadap Islam dan pemahaman saya terhadap Tuhan yang saya yakini adalah Allah yang takkan pernah bisa kita jamah dengan fisik dan sehebat-hebatnya logika manusia yang berani dan nekad seperti si tokoh cerita atau si penulis novel.

#ditulis dengan sangat mengebu-gebuh

Kamis, 15 November 2012

Wisata Pulau Kodingareng Keke Sul-Sel

Hari libur biasa kita manfaatkan untuk bepergian keluar rumah. Kini kebiasaan dari kebanyakan orang memilih untuk mengisi hari liburnya dengan mengunjungi Mall saja. Mungkin beberapa dari kita memang suka melihat barang dagangan saja untuk mengisi hari libur untuk bersenang-senang.

Nalooo nggak gondokan tuhh kalau dapat barang bagus tapi ngga bisa beli, di Mall biasanya harga barang mahal-mahal heheh curhataku nie makanya saya nggak suka liburan hanya ke Mall.

Nah setelah curhat saya mau bagi solusi liburan selain ke Mall dijamin ngga gondokan dan ngga sakit hati pulang dari tempat wisata ini. Saya mau ngajak teman-teman melirik pulau tak berpenghuni ini, tempatnya tidak jauh dari kota Makassar. Sekitar 1 jam waktu perjalanan untuk sampai kesana. Menyewa kapal harganya Rp. 400.000 pulang balik. Kapalnya muat sampai 10 orang.


Kapal bisa disewa di pelabuhan Bangkoang Makassar Sulawesi Selatan. Disarankan perginya pagi supaya puas disana karena harus pulang sebelum sore agar pulangnya aman untuk menghindari ombak yang besar.



Sesampai disana saya dan rombongan memperhatikan sekeliling penampakan pulau yang kecil dan tak berpenghuni. Saat menginjakkan kaki di pulau ini serasa pulau Kodingareng Keke adalah milik pribadi heheh. Airnya jernih dan pasirnya putih bersih. Terlihat jelas terumbu karang indah menghiasi dasar laut. Degradasi warna biru yang apik memanjakan mata saat memandangi lautan. Terlihat langit luas dengan leluasa kita pandangi, tak seperti yang ada di kota sangat sulit mendapatkan momen tersebut. Inilah yang menjadi daya tarik wisata pulau Kodingareng Keke yang tak mampu disaingi oleh Mall megah sekalipun.

Bentuk pulau yang unik menurut saya karena membentuk setengah lingkaran. Pohon cemara laut membuat pulau ini lebih hidup. banyak karang dan bintang laut di pasir putih dekat bibir pulau.



Disana juga ada dermaga, dari atas dermaga kita bisa melihat pulau keseluruhan. Dari atas dermaga kita bisa melihat ikan kecil berenang bersembunyi di tiang dermaga. Jauh dari bibir pantai lebih dalam dasar laut akan lebih banyak lagi macam karang yang indah dan jenis anemon tempat ikan tinggal. Tingkat salinitas air laut tidak tinggi sehingga segar untuk berenang atau berendam diri saja.

Angin semilir terus saja membuai kami sehingga selepas main air rasanya sangat cocok untuk bersantai sambil menyantap hidangan.




Pokoknya ke Pulau Kodingareng T.O.P daahh jadi apakah anda masih ingin menghabiskan liburan anda hanya ke Mal??


Selasa, 23 Oktober 2012

Sakura One Love G-Dragon #2




Kerajaan menjadi geger atas kepergian putri, tak ada satupun yang tau pergi kemana tuan putri. Ratu dan Raja menjadi khawatir tuan putri pergi keluar dari wilayah kerajaan dan diserang para tikus raksasa. Kabar kepergian tuan putri terdengar sampai ke tempat peperangan Taeyang yang sedang berjuang bersama tentara kerajaan memusnakan  serangan tikus raksasa. 

Walau Negara G-Dragon aman dan makmur namun negara ini sering pula diserang masalah. Tikus raksasa yag menjadi hama pertanian warga mengalami evolusi akibatnya tubuh mereka menjadi besar dan jumlahnya makin banyak. Taeyang yang sangat peduli terhadap keselamatan tuan putri menjadi sangat khawatir. Ia berjanji akan segera menyelesaikan peperangan  agar ia bisa cepat mencari tuan putri Minsuk. 

Suasana damai di hutan pohon sakura sontak berubah menyeramkan saat tuan putri sembunyi dan terus berdoa agar tak ditemukan oleh binatang berwujud aneh yang ia temui. Dengan bersembunyi di balik pohon besar tuan putri berharap binatang itu takkan menangkapnya. Dalam persembunyiannya putri Minsuk berharap Taeyang segera muncul di hadapannya dan membawanya kembali ke kerajaan G-Dragon.

Tuan putri makin terdesak, hawa panas membuat seluruh pori-pori tubuhnya mengeluarkan keringat. Binatang itu terus berjalan mendekati tempat persembunyian putri sambil menyemburkan api dari mulutnya. Putri Minsuk kehabisan nafas, tubuhnya terus saja mengeluarkan keringat tak lama putri hilang kesadaran dan ambruk di tempat persembunyiannya.

***
Peperangan di titik barat G-Dragon berhasil ditaklukkan. Taeyang segera memerintahkan pengawalnya utuk mencari kabar tentang putri, setelah mendengar kabar bahwa putri sampai sekarang belum ditemukan Taeyang tanpa menunggu perintah ia langsung pergi ke daerah Utara untuk mencari putri Minsuk. Dengan menunggangi kudanya Taeyang segara  menuju utara kerajaan G-Dragon.
Pohon sakura yang indah kini berubah menjadi pohon kering tak suram, tuan putri membuka matanya pelan dan mencoba menyadarkan diri untuk memastikan keadaan sudah aman dari ancaman binatang yang tak ia ketahui jenisnya. 

“aku ada dimana ini? ” putri heran mengapa bunga sakura yang ia lihat siang harinya berubah menjadi hutan suram.
Tiba-tiba terdengar suara dari depan putri
“kau sudah sadar noona” suaranya aneh, dialek yang berbeda dari yang pernah putri Minsuk dengar.
“maaf siapa kau” putri mencoba menerawang posisi suara
“aku adalah TOP” terdengar suaranya jelas tapi wujudnya tak nampak
“kau dimana?” putri mencoba menyusuri hutan dengan penglihatannya mencari sosok dari suara itu.
“aku akan memperlihatkan diriku tapi berjanjilah kau akan baik-baik saja setelah itu”
“baiklah” putri masih ragu dengan keputusannya menyanggupi permintaan suara itu.

Dari balik kegelapan hutan muncul sosok bertanduk dengan sisik diseluruh tubuhnya, ekor panjang, kaki dan lengan yang besar dengan kuku yang panjang untuk mencengkram. 

“aku adalah naga pelindung hutan”  muncul dengan pelan sosok dari kegelapan tadi.
“ahk..ahkku putri Minsuk dari kerajaan G-Dragon” putri gagap menjawab
“apa yang kau lakukan disekitar sini”
“aku hanya ingin melihat sakura di sini” putri mencoba mengembalikan sikap tenangnya
“kau sangat pemberani” naga bertanya sambil mendekatkan kepalanya menghadap ke putri Minsuk.
“sepertinya kau binatang yang baik tolong tunjukkan aku jalan keluar untuk pulang ke kerajaan”
“binatang, hahah jangan panggil aku binatang aku punya nama”
“oow maafkan aku”

Percakapan yang cukup menguras rasa takut putri namun setelah pertanyaan demi pertanyaan puti merasa aman dan takkan bahaya selama bersama Top.

“”maaf TOP bisakah kau menolongku untuk keluar dari hutan menyeramkan ini”
“aku bisa, tapi untuk sekarang tidak  aku harus membawamu dulu ke hadapan Raja kami Yang Mulai Victory”
“kalian ingin memakanku” dengan nada khawatir putri mundur beberapa langka dari posisi awalnya
“haha, kau sangat takut kami makan. Jangan khawatir kami telah berjanji tidak memakan manusia , kami adalah mahluk terhormat tak seperti binatang”
“maafkan aku”

Walau putri ragu dan masih terbersik kecurigaan besar akan dimakan dagingnya dan takkan dibiarkan lepas tapi putri tak punya solusi lain. Tak ada jalan keluar selain mengikuti Top menemui Raja Victory raja para naga.


bersambung..

Cerita sebelumnya

Jumat, 19 Oktober 2012

Sakura One Love G-Dragon




Di suatu pagi yang cerah di Negara damai dan sejahtera. Masyarakatnya bahagia hidup dengan kesederhanaan, tingkat kejahatan yag sangat kurang, setiap orang punya pekerjaan yang baik dan hubungan antara pemerintahan dan rakyatnya sangat saling mendukung. Negara ini bernama G-Dragon
Dipimpin oleh raja yang bijaksana dan penyayang membuat kerajaan adalah tempat yang penuh dengan cinta dan kasih sayang, baik antara anggota keluarga kerajaan maupun pejabat dan pekerja yang melayani kerajaan. 

Raja Daesung adalah Raja ke V dari hirarki kerajaan G-Dragon. Kerajaan ini memiliki putri yang cantik jelita bernama Min’suk. Putri sangat berbeda dari kebanyakan putri yang ada di negara lain. Ia suka buah cerry merah dan bunga sakura. 

Tiap musim berbuah cerry,  putri selalu diam-diam keluar dari kerajaan untuk memetik cerry sendiri langsung dari pohon yang ada di hutan  tanpa ada pengawal. Namun setiap selesai memetik cerry putri kepergok oleh kepala pengawal Tae’yang  dan langsung dilarikan ke hadapan Raja Daesung. 

“mengapa kau selalu diam-diam keluar untuk mencari cerry di hutan yang sangat berbahaya putriku?” Raja bertanya dengan lembut.
“Maafkan aku Yang Mulia, aku sangat suka buah cerry” putri menunduk dengan penuh penyesalan.
“Kau bisa meminta pada pelayan untuk mengambilkanmu, sebanyak yang kau mau” Raja sangat tak mengerti tabiat putri yang suka melanggar peraturan keluar dari wilayah kerajaan.
“Tidak Yang Mulia, cerry yang langsung dipetik dari pohonnya lalu dimakan sangatlah beda rasanya” Putri memberi alasan sebagai pembelaan.
“Tapi mengapa kau harus jauh-jauh memetiknya, kita punya kebun cerry putriku” raja bertanya dengan penuh kekhawatiran.
“Iya betul tapi cerry di hutan itu sangatlah enak”

Putri Minsuk memiliki tabiat yang keras, ia tak pernah mau kalah berargumen dengan siapapun terutama Ayahnya. Namun putri Minsuk telah berjanji untuk tidak kembali ke hutan lagi demi ayahnya.
Selain cerry tuan putri juga menyukai bunga Sakura. Kerajaan punya beberapa pohon sakura di halaman keluarga kerajaan. Di Gasebonya putri sering bersantai menikmati kelopak bunga sakura berjatuhan. Ia termenung sendiri dengan suasana bersama bunga sakura.

“esok bunga mu akan habis berguguran, tapi aku masih ingin menikmati gugurmu”
Tiba-tiba dalam lamunan putri, ia melihat satu kelopak dari arah kejauhan perlahan ditiup angin hingga jatuh ke pangkuan putri.
“Dari mana kelopok ini berasal, warnanya masih segar dan aromanya sangat khas” Putri bertanya sendiri dalam pikirannya.

Karena rasa penasaran yang sangat besar, putri berlari ke menara kerajaan untuk mencari pohon dari kelopak sakura tersebut. Dari atas menara putri terkesan saat menyaksikan pemandangan yang tak pernah ia lihat. Ternyata di sebelah utara kerajaan tumbuh banyak pohon sakura dan sekarang mulai bermekaran. Putri dengan keinginan kerasnya untuk melihat hutan sakura di wilayah utara berencana kesana tanpa diketahun siapapun. Kali ini putri harus melanggar janjinya, dini hari keluar kerajaan untuk menikmati langsung sakura.

Kali ini rencana putri sangat mulus, tanpa ketahuan pelayan dan pengawal ia lekas keluar dari wilayah kerajaan. Walau harus keluar batas wilayah negara G-Dragon, putri tetap nekat. Sesampainya di hutan sakura utara putri sangat heran mengapa ia baru menemukan tempat ini. Kelopaknya sangat indah, tak sama dengan yang ada di kerajaan. Aromanya khas, lebih harum, warnaya lebih indah dan pohonya lebih lebat.

Sambil duduk di bawah salah satu pohon sakura, putri melepas rasa lelahnya setelah berjalan jauh dari pagi hingga siang. Sambil mengunyah cerry yang ia bawah dari kerajaan tiba-tiba ia mendengar suara aneh. Suaranya seperti raungan. Putri mengira mungkin itu adalah harimau atau beruang, namun suaranya sangatlah aneh berbeda dengan binatang buas lainnya. Suaranya makin merintih, membuat  rasa penasaran putri muncul dan memberanikan diri menghampiri suara tersebut. 

Dari kejauhan tiba-iba hawa panas terasa sangat berbeda dirasakan putri. Perlahan tuan putri mengendap-endap melihat sosok binatang yang sepertinya tak berbulu seperti harimau ataupun beruang. Putri melihat binatang itu bersisik, putri semakin bertanya-tanya bukankah binatang bersisik ada di laut saja dan tak pernah ia melihat binatang melata memiliki ekor sebesar babi hutan besar. Warna sisiknya pun seperti bunga sakura yang ia lihat siang ini. 

Putri semakin penasaran, ia makin memberanikan dirinya mendekati binatang itu walau rasa takutnya tak kalah besarnya dengan rasa penasarannya.
“pelann…pleann” tiba-tiba
“Kreekkk” putri tak sengajah menginjak dahan pohon kecil kering.

Binatang itu berbalik, mataya terlihat jelas mengerikan dan ternyata ia memiliki tandung. Putri lari dan berteriak namun sayang kakinya tersandung akar pohon besar dan tak bisa lari cepat. Terdengar binatang itu berjalan menghampiri putri dengan suara langkah yang besar hingga tanah bergetar.

“Binatang apa itu, tolong..tolongg” putri berteriak namun tak ada satupun manusia di hutan itu
“Yang mulia…” putri makin ketakutan, ia merasa meyesal telah melanggar janji pada Raja.
“Ibu…Ayah…” Ia  terus memanggil, meminta tolong. Air matanya mengalir dari pelupuk matanya.
“Taeyang..!!!!” Tiba-tiba ia memanggil kepala pengawal, putri memang sangat dekat dengan Taeyang dan diam-diam menyimpan perasaan sayangnya.

Suaranya makin dekat, raungannya pun makin menyeramkan. Seperti merintih kesakitan atau kelaparan. Tuan putri makin terdesak, ia hanya dapat berlari kecil. Putri lekas mencari persembunyian, Tiba-tiba dari samping persembunyian ia melihat semburan api. Putri gemetaran ketakutan dan berteriak keras.

“Taeyang..aku mencintaimu!!!”

*Bersambung,,,

Jumat, 05 Oktober 2012

Topsy Kretts: PR Berantai Sahabat Bloof



Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu
Kesan pertama mendapatkan PR dari Nurul Atifa hmmm rada shock hahah. Ini pertama kalinya dapat tugas nulis postingan berantai, senang tapi mesti berpikir keras untuk mikirin apa yahh rahasia yang akan ku bagi di tulisan berantai ini :D.

Naa... ini pesannya

These are the rules:
  1. Penerima Topsy Kretts  harus membeberkan  5 rahasia  dalam bentuk tulisan
  2. Harus melanjutkan Topsy Kretts ini ke 5 blogger lainnya


 Kini temanya unik “Secret” hal rahasia yang akan ku bagi dan akan terungkap sudah hingga tak menjadi rahasiaku sendiri lagi. Banyak orang bilang kalau aku itu cewe yang sudah masuk kategori dewasa hehe, entah dari mana mereka menilai karena sebenarnya aku merasa belum sepenuhnya menjadi dewasa kerena terkadang sifat kekanak-kanakan masih sering muncul. Masih sering main mainan anak kecil dan bermain dengan anak kecil hihi.

Mungkin orang terdekatku tidak asing lagi dengan kebiasaanku yang masih suka bermain. Walau sudah menginjak usia kepala dua tapi terkadang masih sering main permainan anak kecil hehehe… Memang kekanak-kanakan tapi terkadang kita menjadi rindu untuk kembali ke masa dimana kita merasakan kesenangan dan kebebasan menjadi bocah yang dipikirannya bermain adalah segalanya. Saat memory masa kecil itu terputar kembali maka rasa ingin kembali memainkan permainan semasa kecil sering tercetus. Ketika rasa bosan dengan rutinitas muncul maka ku kembali merindukan masa kanak-kanak dan mulai memainkan permainan yang bisa membuatku serasa kembali ke masa kecil yang manis..

Yaa inilah 5 permainan rahasia yang sering ku mainkan
Engggg ingggg enggggg….

1.       Main Game Onet
Game yang satu ini sederhana saja. Hanya tinggal klik gambar yang sama dengan sarat kedua gambar itu harus dihubungkan maksimal 3 garis maya tanpa terhalang gambar-gambar yang lain. Game ini sudah ada dari versi 2001.,2002., sampai 2005...Walau sederhana tapi pas memainkannya jadi susah berhentinya hahah. Tidak bisa main sendiri, selalu ditemani adik atau sepupu biar ada yang bantu :P

2.       Game monopoli
Nahh kalau yang satu ini permainnya ngga sesederhana onet tapi nggak kalah seru. Paling suka main sama sepupu-sepupu kecil. Kadang mereka lebih mahir dan paling banyak dapat uang dan aset. Saya paling sering bangkrut heheh

3.       Petak umpet
Permainan ini memang sangat identik dengan anak-anak tapi saya sering main petak umpet bareng keponakanku yang unyu-unyu hihi. Semasa kecil aku sering sembunyi dalam lemari tapi sekarang sudah tidak muat.

4.       Dende-dende
Ini permainan tradisonal, tiap daerah punya nama masing-masing untuk permainan ini. Kalau di daerah ku Makassar sie familiar disebut dende-dende heheh nggak tau apa artinya yang pasti permainan ini seru dijamin main ini capek tapi seru apalagi kalau main bareng dan buat tim.

5.       Main hujan
Kalau yang satu ini musiman makanya  main ini senang sekali. Dulu main hujan sampai basah seluruh tubuh kalau sekarang lebih suka pakai payung atau jas hujan saja heheh.

 Sekarang nama-nama yang terpilih akan melanjutkan tulisan berantai ini adalah
1. Kak Awa
2. Kak Phiphi
3. Kak Arya
4. Kak Emi
5. Nur Mustaqima

Selamat yhaa ditunggu postingannya :))

Terima Kasih