Jumat, 19 Oktober 2012

Sakura One Love G-Dragon




Di suatu pagi yang cerah di Negara damai dan sejahtera. Masyarakatnya bahagia hidup dengan kesederhanaan, tingkat kejahatan yag sangat kurang, setiap orang punya pekerjaan yang baik dan hubungan antara pemerintahan dan rakyatnya sangat saling mendukung. Negara ini bernama G-Dragon
Dipimpin oleh raja yang bijaksana dan penyayang membuat kerajaan adalah tempat yang penuh dengan cinta dan kasih sayang, baik antara anggota keluarga kerajaan maupun pejabat dan pekerja yang melayani kerajaan. 

Raja Daesung adalah Raja ke V dari hirarki kerajaan G-Dragon. Kerajaan ini memiliki putri yang cantik jelita bernama Min’suk. Putri sangat berbeda dari kebanyakan putri yang ada di negara lain. Ia suka buah cerry merah dan bunga sakura. 

Tiap musim berbuah cerry,  putri selalu diam-diam keluar dari kerajaan untuk memetik cerry sendiri langsung dari pohon yang ada di hutan  tanpa ada pengawal. Namun setiap selesai memetik cerry putri kepergok oleh kepala pengawal Tae’yang  dan langsung dilarikan ke hadapan Raja Daesung. 

“mengapa kau selalu diam-diam keluar untuk mencari cerry di hutan yang sangat berbahaya putriku?” Raja bertanya dengan lembut.
“Maafkan aku Yang Mulia, aku sangat suka buah cerry” putri menunduk dengan penuh penyesalan.
“Kau bisa meminta pada pelayan untuk mengambilkanmu, sebanyak yang kau mau” Raja sangat tak mengerti tabiat putri yang suka melanggar peraturan keluar dari wilayah kerajaan.
“Tidak Yang Mulia, cerry yang langsung dipetik dari pohonnya lalu dimakan sangatlah beda rasanya” Putri memberi alasan sebagai pembelaan.
“Tapi mengapa kau harus jauh-jauh memetiknya, kita punya kebun cerry putriku” raja bertanya dengan penuh kekhawatiran.
“Iya betul tapi cerry di hutan itu sangatlah enak”

Putri Minsuk memiliki tabiat yang keras, ia tak pernah mau kalah berargumen dengan siapapun terutama Ayahnya. Namun putri Minsuk telah berjanji untuk tidak kembali ke hutan lagi demi ayahnya.
Selain cerry tuan putri juga menyukai bunga Sakura. Kerajaan punya beberapa pohon sakura di halaman keluarga kerajaan. Di Gasebonya putri sering bersantai menikmati kelopak bunga sakura berjatuhan. Ia termenung sendiri dengan suasana bersama bunga sakura.

“esok bunga mu akan habis berguguran, tapi aku masih ingin menikmati gugurmu”
Tiba-tiba dalam lamunan putri, ia melihat satu kelopak dari arah kejauhan perlahan ditiup angin hingga jatuh ke pangkuan putri.
“Dari mana kelopok ini berasal, warnanya masih segar dan aromanya sangat khas” Putri bertanya sendiri dalam pikirannya.

Karena rasa penasaran yang sangat besar, putri berlari ke menara kerajaan untuk mencari pohon dari kelopak sakura tersebut. Dari atas menara putri terkesan saat menyaksikan pemandangan yang tak pernah ia lihat. Ternyata di sebelah utara kerajaan tumbuh banyak pohon sakura dan sekarang mulai bermekaran. Putri dengan keinginan kerasnya untuk melihat hutan sakura di wilayah utara berencana kesana tanpa diketahun siapapun. Kali ini putri harus melanggar janjinya, dini hari keluar kerajaan untuk menikmati langsung sakura.

Kali ini rencana putri sangat mulus, tanpa ketahuan pelayan dan pengawal ia lekas keluar dari wilayah kerajaan. Walau harus keluar batas wilayah negara G-Dragon, putri tetap nekat. Sesampainya di hutan sakura utara putri sangat heran mengapa ia baru menemukan tempat ini. Kelopaknya sangat indah, tak sama dengan yang ada di kerajaan. Aromanya khas, lebih harum, warnaya lebih indah dan pohonya lebih lebat.

Sambil duduk di bawah salah satu pohon sakura, putri melepas rasa lelahnya setelah berjalan jauh dari pagi hingga siang. Sambil mengunyah cerry yang ia bawah dari kerajaan tiba-tiba ia mendengar suara aneh. Suaranya seperti raungan. Putri mengira mungkin itu adalah harimau atau beruang, namun suaranya sangatlah aneh berbeda dengan binatang buas lainnya. Suaranya makin merintih, membuat  rasa penasaran putri muncul dan memberanikan diri menghampiri suara tersebut. 

Dari kejauhan tiba-iba hawa panas terasa sangat berbeda dirasakan putri. Perlahan tuan putri mengendap-endap melihat sosok binatang yang sepertinya tak berbulu seperti harimau ataupun beruang. Putri melihat binatang itu bersisik, putri semakin bertanya-tanya bukankah binatang bersisik ada di laut saja dan tak pernah ia melihat binatang melata memiliki ekor sebesar babi hutan besar. Warna sisiknya pun seperti bunga sakura yang ia lihat siang ini. 

Putri semakin penasaran, ia makin memberanikan dirinya mendekati binatang itu walau rasa takutnya tak kalah besarnya dengan rasa penasarannya.
“pelann…pleann” tiba-tiba
“Kreekkk” putri tak sengajah menginjak dahan pohon kecil kering.

Binatang itu berbalik, mataya terlihat jelas mengerikan dan ternyata ia memiliki tandung. Putri lari dan berteriak namun sayang kakinya tersandung akar pohon besar dan tak bisa lari cepat. Terdengar binatang itu berjalan menghampiri putri dengan suara langkah yang besar hingga tanah bergetar.

“Binatang apa itu, tolong..tolongg” putri berteriak namun tak ada satupun manusia di hutan itu
“Yang mulia…” putri makin ketakutan, ia merasa meyesal telah melanggar janji pada Raja.
“Ibu…Ayah…” Ia  terus memanggil, meminta tolong. Air matanya mengalir dari pelupuk matanya.
“Taeyang..!!!!” Tiba-tiba ia memanggil kepala pengawal, putri memang sangat dekat dengan Taeyang dan diam-diam menyimpan perasaan sayangnya.

Suaranya makin dekat, raungannya pun makin menyeramkan. Seperti merintih kesakitan atau kelaparan. Tuan putri makin terdesak, ia hanya dapat berlari kecil. Putri lekas mencari persembunyian, Tiba-tiba dari samping persembunyian ia melihat semburan api. Putri gemetaran ketakutan dan berteriak keras.

“Taeyang..aku mencintaimu!!!”

*Bersambung,,,

1 komentar:

  1. olalaaa... VIP toh? heheh..

    asyiiiikkk.. ane juga. tp pure musiknya, bukan secara personality. Duh, apa sih?? hehehhe

    BalasHapus

Terima Kasih