Rabu, 18 Desember 2013

Kaleidoskop 2013 Mitanhamy

Desember bulan penghujung tahun
Biasanya di media apa saja memunculkan kaleidoskop sepanjang tahun sebagai review kejadian penting yang terjadi selama setahun.

Yapp coba-coba buat postingan ini sebagai rangkuman setahun apa saja peristiwa menarik yang terjadi.

dimulai dari bulan Januari, di bulan awal tahun 2013 ada kesibukan baru Diawali kegiatan KP (kerja Praktek di Laboratorium Kesehatan) yang memberi pengalaman yang sangat bermafaat bagi ku sebagai calon sarjana saints. Kemudian pengalaman ke Samalona bersama teman-teman Bloof Makassar yang kedatang tamu sahabat Bloof dari Jawa kak Rika. Pengamalan ini sangat menegangkan pasalnya berani sekali kami ke pulau dengan keadaan cuaca yang ngga memungkinan melalui ombak besar.

Di bulan Februari, pertama kalinya aku mengajar di kelas Bimbingan. Akhir tahun 2012 aku keterima kerja sebagai Tutor Biologi di Bimbingan terbesar di wilaya timur Indonesia. Bimbingan ini adalah mantan tempat bimbinganku, namanya sudah sangat terkenal. Tak sembarangan orang dengan mudah lulus di tempat ini. Sebagai orang yang blum pernah mengajar langsung dalam sebuah kelas belajar membuat ini menjadi tantangan luar biasa tahun ini.

Di bulan Maret, banyak bertemu orang baru. Alhamdulillah sambutannya baik walau ada juga sambutannya buruk. Bulan ini sudah merasakan punya penghasilan sendiri, membeli banyak barang yang pernah ku hilangkan setahun lalu seperti Handphone, tas, dompet, dan masih banyak lagi benda yang sudah lama ingin ku beli dengan hasil jeripayahku sendiri.

Di bulan April kesimbukan makin bertambah, jadwal intensif mengajar siswa yang akan naik tingkat yang dulunya SD jadi SMP, SMP ke SMA dan SMA ke Perguruan Tinggi. Bersaa dengan itu jadwal praktikum di kampus juga ngga mau kalah bikin pusing kepala ku, jadinya harus pintar-pintar atur waktu dan banyak maka hati.

Di bulan Mei menjelang masa Final di kampus, dan bulan terakhir intensif. Di keluarga kami juga diberi karunia anggota baru. Alhamdulillah keluarga kami banyak karunia membahagiakan tak bisa ku cerikan satu persatu.

Di bulan Juni, masa rehab rekreasi di Malino tepatnya di kaki gunung Bawakaraeng. Memasuki tahun ajaran baru Alhamdulillah ku ditempatkan di Wilayah Alauddin. Bersyukur sekali karena tempat itu sudah seperti rumah kedua.

Di bulan Juli masuk bulan Ramadhan, bulan puasa kali ini ngga kalah indahnya dengan bulan-bulan yang lalu. Walau buka puasa lebih sering di tempat kerja tapi ini jadi suasana baru di bulan Ramadhanku tahun ini.

Di bulan Agustus masuk semeter 7, bulan ini mulai sibuk nyari judul penelitian. Sembari tetap melakukan kewajiban kuliah, aku dan sahabatku menyusun proposal.

Di bulan September semester baru mata kuliah baru dan dosen baru banyak memberi inspirasi. Wah ternyata salah satu dosenku adalah mantan tutor biologi semasa bimbingan. Orang inilah yang menginspirasiku dan membuatku punya inisiatif mengambil jurusan Biologi. Senang bisa diajar kembali berharap bisa seperti dirinya.

Di bulan Oktober kesibukan sebagai anggota himpunan dan anggota stering di lembaga masih menyisakan banyak kerinduan. sebulan ini disibukkan oleh banyak aktivitas kampus, kerja dan organisasi.

Di bulan November semakin sibuk menyusun proposal penelitian. Mengajar semakin menantang karena ini adalah tahun pertamaku mengajar studi biologi dari SD, SMP sampai SMA. Ternyata ilmuku banyak yang hilang.Sadar ilmuku masih kurang, dorongan untuk belajar kembali dan berusaha memberikan yang terbaik untuk adik--adik yang ku ajar. Aku dan adik-adik juga makin dekat membuat mengajar makin menyenangkan.

Di bulan Desember nah, ini masih awal bulan tapi ada banyak kejadian menari. tanggal 5 kemarin seminar proposal ku, sangat menegangkan karena awal bagiku untuk menuju sarjana. Di mata kuliah endokrinologi ada praktikum lapang di Trans Studio Makassar, ditunjuk sebagai penanggung jawab tak mudah ternyata tapi senang melihat wajah bahagia teman-teman.

Akhir tahun nanti Insyaallah akan buat postingan baru lagi, masih ada dua minggu semoga ada kejadian bahagia lainnya yang terjadi sebagai penutup tahun 2013 yang manis. Berharap muncul banyak ide dan semangat untuk tahun 2014.

Gambatte!!!

Sorakan Baru


Sudah lama rasanya aku tidak mendengar ada sorakan ini. Sorak-sorak yang hanya aku saja yang dapat mendengarnya. Tak ada yang bisa mendengar kecuali aku. Tak ada frekuensi suara satupun, tapi kenapa sorakannya sangat terdengar jelas bagi ku.

Ohh ternyata sorakan ini dari diri aku sendiri. Sorak semangat yang memunculkan inisiatif baru untuk tahun depan melakukan yang lebih baik lagi. Sempat merasakan keadaan dimana impin ku dua tahun yang lalu luntur. Hal itu membuat ku drop, hingga ku merasa tak ada gunanya punya impian bila akhirnya tak tau apakah itu mungkin terjadi.

Drop itu semakin buruk setelah bertubi-tubi dilempari rasa kehilangan. Ada sosok yang datang memberi semangat kemudia ia pergi, kehilangan kesempatan memperburuk perasaan, nyaris dan kemudian hasilnya tak sampai. Hingga ku putuskan meniggalkan segala bentuk impian. Dalam pikiranku biar yang terjadi itu saja yang ku yakini, soal impian mungkin sudah buka milikku lagi.

Semakin lama ku salahkan diri sendiri, mungkin aku tak segigih yang lain yang sudah mendekati impiannya. Entah kenapa rasanya makin jauh dengan impian itu. Sampai ketika beberapa kejadian membuat ku sadar bahwa ada Allah yang memonitori kita disana. Yakin ini adalah jalan yang Allah coba pertemukan dengan segala bentuk pengalaman. Seperti anak kecil yang awalnya ingin pintar menggambar bunga, kemudian mencoba menggambar pohon selanjutnya rumah dan kemudian gunung tanpa mencoba tetap pada gambar bunga saja. Allah sudah merencanakannya, aku tak harus tetap tinggal terpuruk oleh impian yang memang tak semestinya aku tetap tinggal disana hingga terpuruk. Allah punya rencana lain, ku dengar sorak-sorak impian baru.

 "Ayo ini mungkin jalan buat mu, kemarin buka kesiasiaan kau berimpian yang itu tapi sekarang yang ini menunggumu untuk lebih gigih mengejarnya" 

Tak ada salahnya kita punya impian setelah impian yang kemarin buka jalan kita. Tak ada usaha yang sia-sia. Aku yakin usaha ku yang kemarin akan mendukung usahaku nantinya mewujudkan impian baru.

Selasa, 05 November 2013

Bersih-bersih Blog

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu
Sudah lama rasanya jari ini tak menekan tuts notebook di jendela entri blogspot. Sudah lama rasanya mata ini tak berkedip menatap layar di jendela weblog ini. Sudah lama rasanya isi otak ini tak tertuang lagi di daftar entri-entriku. Yahh ibarat rumah, blog ini sudah lama ditinggalkan penghuninya. Huff..huff ku bersihkan dulu debu-debunya sebelum kalian masuk kawan, karena aku akan kembali mengisinya biar pengunjung lain kembali datang dan kesetku kembali terpakai. Hahahah...
Sudah hampir setahun tidak aktif menulis, baik di dunia maya maupun di dunia nyata. Yahh persoalan sudah mulai banyak aktivitas prioritas yang harus saya utamankan karena merupakan tanggung jawab terhadap profesiku sekarang. Menjadi seorang Mahasiswa itu biasa menurutku tapi menjadi Mahasiswa sekaligus pengajar itu baru setahun ku geluti. Tak ku sangka menjadi seorang pengajar Bimbingan Belajar di salah satu tempat Bimbingan ternama di Indonesia Timur membuat sebagian besar waktu untukku menulis sudah teralihakan untuk menyiapkan materi pengajaran. Selain itu prioritas utama lain sebagai Mahasiswa tingkat akhir sebagai syarat untuk mendapatkan gelar Sarjana yaitu skripsi membuatku terfokuskan saat berhadapan dengan layar laptop mendahulukan skripsi yang juga terkadang terlupakan. Aktivitas lain sebagai anggota dimisioner di organisasiku bertanggung jawab untuk terus ada bila dibutuhkan para junior.
Naloo ko’ aku malah curhat wkwkwkw...
Sebenarnya walau aktivitas sebanyak apapun keinginan untuk menulis selalu terbersik. Contoh pada saat menunggu, pada saat mengendarai motor, pada saat di Wc dan masih banyak kesempatan dimana ku melihat banyak hal yang ingin sekali ku tuliskan agar tak kulupakan. Ku harap di masa mudaku ini bisa melakukan banyak hal baik untuk diri sendiri dan banyak orang. Banyak aktivitas, banyak pengalaman, banyak kisah, yang sangat ingin ku tulis agar tak lekang oleh ingatan. Menulis itu bisa membuat segalahnya menjadi abadi. Ingin sekali semua yang ku alami menjadi abadi hingga tua nanti, atau pada saat aku tak ada lagi masih ada yang bisa memanfaatkan diriku hahah lewat kisahku.


Minggu, 22 September 2013

Hypno learning Biologi

Sabtu, 21 September 2013 masuk sms dari Hikma "Para pengurus wajib datang mengikuti materi keilmuan hari ini". Awalnya ku kira sabtu ini akan santai di rumah sampai nanti tiba jadwal ngajar kelas 3 SD, ternyata hari ini pagi tetap tak bisa ku nikmati di rumah. 

Berat rasanya beranjak keluar rumah, jarak dari rumah ke kampus butuh sejam untuk duduk di atas jok motor menyusuri jalan. Gilaa.. malasnya minta ampun, banyak sekali yang melintas dipikiran soal jauh, macet, panas, waktu, ini dan itu. Motivasi memang kurang tapi saya kembali teringat tanggung jawab, sebagai wakil sekertaris himpunan sudah sering saya mangkir dari kegiatan dikarenakan jadwal ngajar dan kegiatan kerjaan yang juga ngga mau kalah sibuknya. 

Akhirnya ku bulatkan tekat untuk segera pergi sebelum ada banyak alasan yag membuat saya malas dan membatalkan rencana. Sesampainya di kampus ternyata tak banyak pengurus yang datang, tapi senang melihat adik-adik Maba jumlahnya cukup memuaskan. Duduk di kursi atas karena bentuk ruagan seperti teater saya ikut mendengar materi. Materi pertama sangat memotivasi soal akan ke mana para lulusan Biologi. Dari materi pertama saya sangat tertarik dengan kata pemateri "Sains Biologi, kalian dapat memilih takdir kalian". Kutipan tadi memang betul, pertanyaan paling awal memang yang muncul adalah ke mana masa depan kami bila bertahan di jurusan biologi, kini saya sudah menemukannya. Menjadi seorang pengajar sangatlah tak mudah namun segala materi dan pengalaman dari bagku kuliah sangatlah berharga dan tak di temukan di buku Smp dan Sma manapun. 

Materi kedua ada kanda Muchlis Rahman yang bawa materi Hipno Learning. Nah metode ini banyak dipakai beberapa instansi. Banyak orang tertarik dengan metode ini namun belum terlalu populer. Kekuatan alam bawah sadar, selama ini kita ternyata lebih sering menggunakan alam sadar kita yang sebenanrnya sangatlah terbatas. Metode Hypno Learning didesign oleh seorang Pakar Ahli hypnosis dengan berbagai pengembangan disiplin keilmuan antara lain Hypnosis, Neuro Lingusitic Programming, Psycologi, Psykokinetis, dan Neuro Science. Sebenarnya metode ini sudah banyak diaplikasikan dalam dunia pendidikan barat dan menghasilkan sarjana-sarjana luar biasa diusia yang sangat belia. 

Di bidang ke dokteran juga banyak digunakan metode ini. Beberapa orang yang memiliki masalah fobia dapat disembuhkan. Hari ini saya melihat beberapa Maba melakukan praktek hypno learning, 10 dari mereka hanya 4 yang berhasil di hypnotis. Tak semua orang yang mampu mengikuni hypno learning, fokus adalah kuncinya. mengikuti kata instruktur adalah sangat penting. 


Satu hal yang saya catat dalam metode hypno learning adalah alam bawah sadar kitalah yang dapat menguasai alam sadar kita. Sama halnya motivasi, saya sampai ke kmpus karena saya melawan alam sadar saya yang memikirkan banyak alasan untuk tidak pergi. Namun alam bawah sadar saya berusaha melawan, membatasi dunia kita adalah salah satu kesalahan berfikir dalam menggunakan alam sadar. Alam bawah sadar kita mampu mengubah keterbatasan menjadi mungkin untuk dilenyapkan. Sebagai contoh teman saya dari tempat jauh ia ingin sampai dengan waktu singkat dengan selamat. Alam bawah sadarnya membatasi keinginanya, namunsuatu hal yang lebih buruk akan terjadi bila ia tak pergi maka ia mengaktifkan alam bawah sadarnya untuk sampai ke tempat tujuan dengan selamat ia terus memikirkn hal yang lebih buruk yang akan terjadi bila ia tak pergi. Hasilnya ia selamat sampai tujuan dengan waktu yag diluar dugaannya.

Hal seperti ini sudah sering terjadi, mengaktifkan alam bawah sadar memang tak mudah. Banyak orang mengagungkan alam sadarnya. Motivasi adalah salah satu caranya, bila motivasi kurang soal keterbatasa memang sulit dihilagkan. Dunia kita yang membatasi sebenarnya kita sendiri, sayapun demikian seperti kasusu tadi pagi. Mencoba menghipnotis diri sendiri untuk bisa mengaktifkan alam bawah sadar bahwa segala keterbatasan itu mampu dihilangkan.

Minggu, 01 September 2013

Suara Hujan


Lama sudah terakhir kali saya menuangkan pikiran malam di Blog. Malam ini terpancing menulis setelah mendengar suara hujan yang lembut di genteng rumah. Bingung mau menulis apa karena inspirasi akhir-akhir ini buntu. Suara hujan mengingatkanku kepada salah satu motivasi menulisku. Suaranya juga lembut seperti hujan, teringat satu pesannya setiap kali hujan turun "hujan itu buat rindu".

Seperti ketika hujan tak muncul, bumi menjadi gersang. Seperti dunia menulisku tanpa motivasinya. Sadar menulis itu tak boleh terhenti karena satu hal yang bukan dari dalam diri kita sendiri, namun hujan tetaplah hujan tak bisa diganti menjadi yang lain dan bumi tetap butuh hujan walau terkadang datangnya membawa musibah.

Sabtu, 29 Juni 2013

Semangat Anak-Anak TPA Antang

Bahagia, banyak orang mencari-cari sebuah kebahagiaan. Setiap orang punya cara untuk menemukan kebahagiaannya tapi banyak pula orang menemukan dengan cara yang salah. Tiap orang ingin setiap saat bahagia tapi banyak orang yang sangat sulit menemukanya. Postingan kali ini saya ingin menceritakan sebuah tempat dimana saya menemukan banyak kebahagiaan dan tempat itu membuat saya dan teman-teman yang tergabung dalam satu komunitas SAHABAT PEDULI menjadi terbuka pikirannya soal banyak hal. Disana kami bertemu adik-adik yang memberi kami semangat, kebahagiaan juga ada banyak hikma serta pelajaran.

Kebahagian itu kami dapat di tempat yang dekat dengan segunung sampah dari berbagai tempat di Makasar. Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang disana kami menemukan bangunan kecil berbentuk persegi yang ukurannya kurang lebih 5x3 meter. Sebelum masuk ke lorong, bau tak sedap telah menyambut kami. Udara yang penuh dengan debu sampai saya sesak bernapas. dalam pikiranku bertanya bagaimana bisa manusia bisa hidup di tempat seperti ini, sepertinya fisiologi mereka sudah beradaptasi keras.

Sebelum masuk ke bangunan yang tak berhalaman itu, kami sudah disambut oleh adik-adik yang berwajah lusuh tapi sangat berbinar. Entah bagaimana ku gambarkan, mereka seperti sangat senang bercampur penasaran melihat kami. Dengan membawa beberapa bungkusan untuk kami bagi ke mereka, saat masuk saya kagum melihat dekorasinya. Dindingnya bergambar langit biru dengan pelangi dan awan putih. Banyak karya adik-adik terpasang di tiap dindngnya. Rak buku dan lemari yang berisi alat tulis menulis juga mengisi ruangan tak bersekat itu. Ada beberapa unit komputer dan satu kipas angin yang menurut saya tak cukup menyejukkan puluhan adik-adik yang ada di ruangan.

                                                Sebagian adik-adik yang ada di ruangan

Masuk ke ruangan kami langsung menyapa adik-adik, mereka menyapa balik dengan suara yang riuh bersemangat. Kami jadi tambah semangat melihat mereka yang antusiasnya besar. Sesuai pemintaan kakak pengajar yang ada disana, pengajar ilmu agama mereka belum ada sehingga membuat kami mengagendakan pertemuan pertama kami ajarkan ilmu agama Islam buat mereka. Selain Ilmu agama kami juga beri beberapa games yang menarik. 
                                                                Belajar ngaji yukk..............
Tiga jam bersama mereka ternyata membuat kami sangat dekat dengan para adik-adik. Pada saat mengakhiri pertemuan mereka semua bertanya apakah kami akan kembali menemui mereka, kami tersenyum dan menjawab kami akan senang bisa kembali.

Sebelum kembali ke rumah, kami menyempatkan berkeliling melihat warga. Kebanyakan dari warga bekerja sebagai pemulung. Mereka melakukan aktivitasnya seperti biasa walau udara disana menurut saya sangat tak sehat. Datang ke TPA rasanya kurang bila tak masuk kedalam melihat tumpukan sampah yang banyak. Sampah memang biasa saja tapi saat masuk, gunung sampah yang baru saya lihat sangat banyak. Ku lihat beberapa anak main di gunung sampah itu, luar biasa adaptasi mereka.

                                                          Tumpukan sampah yang panjang
Telah berkujung ke TPA Antang saya berpikir kalau sebenarnya kebahagiaan itu sangat mudah di dapatkan, bahkan di tempat sekotor TPA antang kita bisa menemukan kebahagiaan yang luar biasa dari senyum adik-adik yang tak pernah pantang menyerah walau keadaan yang sulit mereka rasakan. "Nikmat mana lagi yang kamu dustakan" Allah berfirman kepada umatnya tak heti-heti Allah beri nikmat tapi terkadang hati kita dibutakan. Semoga postingan ini bermanfaat,

Sabtu, 25 Mei 2013

Blog Untuk Duniaku


Apa jadinya kalau saya tidak mengenal Blog…?

Setiap manusia punya isi di kepalanya, isinya itulah yang kita sebut otak. Otak bagi saya ibarat planet yang punya bermilyaran penduduk dengan kisah dan ceritanya masing-masing. Selain otak punya bermilyaran penduduk ada organ lain yang bekerjasama dengan otak yaitu mata. Mata adalah jendela kehidupan, apa yang ditangkap oleh mata akan membuat bermilyaran penduduk otak akan melakukan aktivitasnya (berpikir) yaitu membuat cerita dan kisah tersendiri. Sama seperti bumi otak punya berbagai bagian yang penduduknya punya karakter masing-masing. Tiap cerita yang tercipta dari tiap bagian otak akan menghasilkan kisah  Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu ketujuh.).

Nah otakku mungkin sudah punya kelebihan penduduk makanya banyak aktivitas yang terjadi di otakku. Setiap apa yang saya pikirkan adalah hasil dari aktivitas penduduk di otakku. Akibatnya aktivitas itu membuat aktivitas organ yang lain berhenti sejenak dan biasanya membuat saya melamun. Dalam lamunan itu hasil dari aktivitas penduduk di otakku (pikiran) terus terputar sendiri di otak dalam bentuk imajinasiku sendiri. Ingin sekali tiap aktivitas penduduk di otakku ini bisa menjadi nyata lewat kata dan kalimat sehingga imajinasiku tak sekedar lewat atau berputar-putar di otakku saja.

Lantas apakah saya ingin pekerjaan atau aktivitas penduduk otakku menjadi sia-sia saja padahal tiap cerita yang tercipta ada hasil yang ku sebut kisah. Nah Blog adalah salah satu media dimana tiap aktivitas penduduk di otakku bisa terpublikasi dan bisa membaginya ke planet (Manusia) lainnya atau otak-otak lainnya.

Sebelum saya mengenal Blog saya sering menuliskan aktivitas otakku di buku harian atau diary pribadi. Kenapa pribadi karena saat itu rasanya malu untuk  membagi apa saja yang saya pikirkan. Saya sering berpikir aktivitas yang dilakukan penghuni otakku ini sangat berbeda dengan otak yang lain. Baru belakangan ini setelah saya mengenal blog, saya baru tau ternyata semua otak di belahan bumi ini memang tak ada yang sama makanya saya suka menyebut isi kepala ini adalah planet. Planet satu dengan yang lain takkan pernah sama. Kita memang sama-sama melihat, persamaan itu terjadi karena adanya penjelasan, kita tau bola itu bulat karena memang orang terdahulu kita menyepakati bahwa bola bentuknyabulat. Coba bayangkan sebelum ada kesepakatan bahwa bola itu bulat. Saya yakin setiap orang punya persepsi yang berbeda.

Blog membuat saya bisa menyampaikan segala aktivitas penduduk otakku. Baik itu belahan otak bagian kanan, kiri maupun tengah. Kutipan yang mengatakan bahwa keberagaman itu indah, saya setuju. Mengapa otak kita yang belahan kiri, kanan maupun tengah tidak sama saja aktivitasnya? Menurutku bila itu terjadi maka hidup ini akan berwarna sama. Hanya ada Hitam tak ada putih, hanya ada suka atau senang tanpa ada diantaranya, hanya ada pagi dan tak ada malam. Hanya ada pahit atau manis tanpa ada salah satunya. Masih banyak lagi yang akan monolisme di dunia ini bila kerja otak kita tak terbagi antara kanan, kiri dan tengah. Jadi kalau tidak ada blog semua keseruan yang terjadi dalam aktivitas otakku akan sia-sia saja sampai sekarang.  

Blog membuat saya menemukan orang-orang dengan isi otak yang berbeda namun punya masalah sama yaitu kelebihan penduduk di otak. Blog membuat saya ingin melihat lebih banyak lagi karena tak takut lagi bila aktivitasnya berlebih karena banyak yang bisa ku tampung di Blog. Blog membuatku melihat lebih jelas lagi sisi-sisi yang tersembunyi dan berpikir lagi lebih mendetail. Blog membuatku jauh berotasi dan tak hanya ada satu orbit planet yang bisa ku putari karena ada banyak orbit yang bisa aku coba. Karena blog adalah ruang dimana tiap senti waktu adalah ruang untuk mencari.

Kamis, 18 April 2013

Trend Eyang Subur: Ilmu Tarekat

"Eyang Subur...Eyang Subur...Eyang Subur"
"Istri ke sembilan Eyang Subur"
"Murid Eyang Subur"
"Fans Eyang Subur"
"Eyang Subur Lovers"

Tulisan di atas itu buka puisi atau nyanyian apalagi mantra santet. Tulisan di atas adalah beberapa trend lelucon pada anak muda dan masyarakat umum yang lagi heboh bahas Eyang Subur. Siapa siee Eyang Subur?

Bagi yang Tinggal di Indonesia Eyang Subur adalah fenomena baru. Belakangan ini jadi pembicaraan hangat tentang perseteruan Adi Bing Selamat (artis cilik jaman dulu) dengan mantan guru spiritualnya (Ilmu Tarekat) Eyang Subur. Adi menuding mantan gurunya itu pernah menyantetnya dan ia mengaku ada banyak pelawak senior yang menjadi pengikutnya.

Persoalan antara Eyang subur dan Adi bing selamat sudah berlangsung lama dan berbelit-belit. Seperti benang kusut yang susah diluruskan. Solusi yang sedang berlangsung adalah dengan batuan hukum, katanya biar ketahuan yang mana salah dan benar. Persoalannya Indonesia belum ada hukum yang membahas soal ilmu santet. Di berita banyak kasus santet terjadi, keluar paku dari perut, darah keluar dari pori-pori kulit, dari mulut keluar bendah aneh yang secara klinis tidak diketahui penyebabnya. 

Secara logika memang sulit membuktikan pelaku santet karena tak ada bukti atau saksi yang bisa menyelaskan persoalan tersebut. Banyak masyarakat Indonesia yang masih  saja menggunakan ilmu santet untuk mencelakakan orang. Iri, dengki, sakit hati, hingga jatuh cinta kalau ditolak dukun pun bertindak. Saat bahas ilmu santet masih tabu rasanya, percaya ngga percaya memang nyata santet itu ada disekitar kita. Yang menjadi pertanyaan saya kenapa orang dulu ngga pakai santet untuk mengalahkan penjajah Belanda dan Jepang yahhh..hahahah kalau dipikir-pikir santet dulu lebih keras dari sekarang dan kalau para guru santet sakti manra guna berkumpul menyatukan ilmu pasti bisa membuat para penjajah pada muntah darah hihihi.........jadinya mereka takut jajah Indonesia.

Para pembuat UUD yaitu anggota legislatif yang kita banggakan juga sepertinya ragu membuat keputusan sanksi soal UUD santet. Apakah ini dikarenakan banyak dugaan bahwa sebagian para anggota legislatif pada menang pemilu karena pakai ilmu santet, Allahualam hanya Allah yang tahu. Postingan ini sekedar menuangkan apa yang saya pikirkan tentang ilmu santet. Hanya orang yang percayalah dan takut pada santet akan mudah terkena. Jika kita selalu beriman kepada Allah maka kita akan selalu terlindungi dari segala macam ilmu santet. Sehebat apapun ilmu santet jika kita berlindung hanya pada Allah kita tidak perlu takut dengan ilmu santet.

Rabu, 17 April 2013

Usaha Lebih Untuk Gratisan


Siapa yang tidak suka sama yang namanya gratisan??? gratis makan, gratis nelfon, gratis jalan-jalan, gratis internet, gratis..gratis...dan gratis...

banyak yang bilang "yang gratisan itu pasti enak" betul tidak sieee...?

Minat Gratisan saat ini menurut saya sudah menjadi budaya orang banyak. Disekitar kita kalau ada label gratisan sayang untuk dilewatkan. Rasanya rugi kalau tidak terlibat sama yang namanya gratisan. Tapi apa betul gratisan sangat menyenangkan.

Dari kaca mata minus saya melihat gratisan itu tak selamanya bagus. Gratisan menurut saya masih tabu, ada dampak positif dan negatif perihal soal gratisan. Gratisan dari sisi positif salah satunya adalah beramal, tapi harus ikhlas memberi sesuatu dengan gratis. Sedangkan dampak negatifnya kalau jadi trik menjerumuskan orang ke pada ke rugian baik yang mereka sadari atau tidak.

Banyak kita dapati disekitar kita soal gratisan tapi sebenarnya bukan keuntungan yang kita dapat tapi kerugian. Tanpa sadar beberapa produk yang kita gunakan berlabel gratis tak sepenuhnya baik untuk kita. Produk makanan gratis atau potongan harga, cek tanggal kadeluarsanya bisa jadi itu sebentar lagi lewat masa. Contoh lain yang parah dan menurut saya masuk kategori pembodohan konsumen banyak dilakukan oleh operator seluler yang sering membeberkan serangkaian program gratis nelfon, sms dan gratisan tapi ujung-ujungnya pulsa tekor juga.

Soal perilaku, banyak orang tanpa sadar telah dirugikan oleh label gratisan. Mau menghemat dengan banyak ikut program gratisan ehh ujung-ujungnya kemakan  taktik perusahaan dalam berbisnis. Banyak kasus terjadi dan salah satunya kakak saya yang gila yang namanya Doraemon. Kemarin saya menemukan salah satu minimarket punya promo. Belanja di Minimarket A bisa dapat poin dan nanti bisa di tukar pakai miniatur Doraemon. Nahh promo ini berhasil menarik keuntungan, tingkat konsumsi meningkat akibat ada promo walau sebenarnya tidak terlalu perlu untuk berbelanja di minimarket A tapi karena point yang sangat diinginkan maka pengeluaran tak terkendali. Bukti bahwa program ini berhasil karena minimarket B juga mencoba taktik tersebut.

Kita sebagai konsumen atau individu yang tak bisa dipungkiri bahwa gratisan itu adalah rezeki yang mahalangka ini diakibatkan karena adanya budaya berbayar di sekitar kita. Maksud dari kata-kata saya tadi adalah di Indonesia contohnya masuk ke WC umum dulunya gratis tapi sekarang untuk buang air kecil saja harus bayar, minta dipayungi juga bayar (ojek payung), minta nitip motor juga bayar (parkiran). Dahulu nitip motor, minta dipayungi dan buang air kecil itu gratis dan itu wajar dan tak masuk kategori gratis dulunya karena sudah hal yang lumrah kalau orang masuk WC umum itu gratis tapi sekarang budaya  berbayar membuat orang merasa suatu kebaikan itu menjadi kurang. Banyak sekarang orang menjadikan budaya berbayar sebagai hal yang lumrah menjadikan kebaikan dan keikhlasan dalam berbagi atau saling tolong menolong menjadi hal yang patut untuk diberi imbalan materi atau secara langsung meminta balasan. Budaya berbayarlah yang membuat gratisan menjadi lama-kelamaan sangat diagungkan adanya.

Dulu mungkin gratisan itu mudah tapi sekarang itu sangat sulit (yang ikhlas) kalaupun banyak itu perlu diperhatika karena kewaspadaan akibat dari budaya berbayar dan untung rugi di pertaruhkan. Saya salah satu orang yang suka gratisan tapi belakangan ini saya sadar bahwa yang gratis itu memang perlu usaha lebih. Salah satu kasus nyata yang saya alami adalah saya langganan internet bebas sebulan hanya 50 ribu. Setiap isi pulsa 50 ribu saya dapat gratisan akses inetrnet sampai 10000 Megabite, twitteran dan Fb gratis selama 2 minggu. Sebelum saya mendaftar paket saya berfikir kalau saya daftar cepat maka gratisan saya akan hangus dan bagi saya itu sangat menyia-nyiakan gratisan. Nah ketakutan seperti ini yang membuat banyak orang terkena dampak negatif gratisan. Akhirnya saya mengulur waktu pendaftaran paket dan alhasil ternyata saya kecolongan. Gratisan saya habis sehingga membuat pulsa saya 50 rb tadi habis terpakai internetan 10 menit saja. Saya marah dan menyalahkan operator itu. Belakangan saya baru sadar kalau itu adalah startegi penjualan,  yang bikin jengkelnya opeator itu baru mengirim sms peringatannya setelah pulsa saya habiss.

Itu adalah kisah yang saya alami soal gratisan. Semoga bermanfaat karena saya tidak ingin budaya gratis menjadikan kita manusia yang lupa akan berbagi dengan ikhlas yang sebenarnya arti gratisan itu adalah baik sebelum budaya berbayar melanda kita.

Senin, 11 Maret 2013

Pelacong Nekat II

Sambil terus memegangi bangku tempat duduk di perahu yang kami tumpangi, saya memperhatikan gelombang laut yang hampir setinggi atap perahu. Gila ombaknya seperti monster yang siap menenggelamka kami.

Diperkirakan kedalaman laut 10 meter dari permukaan hiiiii... ngeri kalau mau membayangkannya kembali. Beberapa kali ombak menerjang perahu, suaran benturanya keras saat ombak menghantap perahu. Perahu kami naik turun mengikuti lekukan ombak yang tinggi. Sumpah jantungku kayak ikut lepas saat perahu naik dan kembali turun jantungku seperti tinggal ke atas.

Beberapa kali perahu kami oleng kanan kemudian oleng ke kiri. Saya berdoa semoga perahunya tidak terbalik, kalau perahunya terbalik kami harus berenang dan parahnya saya tidak tau berenang *Mampusss

Tanpa pelampung dan tanpa pengaman satupun di perahu entah apa yang harus saya perbuat kalau sampai perahu itu terbalik atau pecah karena diterjang ombak. Perahu yang kami tumpangi sangat sederhana, terbuat dari kayu jati biasa dengan paku biasa, Desainnya sederhana dan tak ada pengaman yang dipersiapkan bila terjadi kecelakaan.

Pikiranku entah kenapa memikirkan beberapa adegan film tentang bajak laut yang terperangkap dalam ombak besar. Beberapa adegan jatuh dari kapal dan beberapa adegan terdampar di laut hahahah..... *Bangun nham ini bukan adegan film yang banyak pengamannya. Yaa ini nyata coy tapi tidak ada salahnya mengikuti cara-cara di Film.

Cara pertama yang menurut saya logis dilakukan adalah bila kapal terbalik maka saya harus terus memegangi kapal agar nanti saat terbalik saya bisa memanjat naik ke dasar kapal. Cara kedua karena saat itu saya memegangi kantong plastik yang berisi makanan kami, maka mungkin plastik ini bisa membantu saya ngapung di laut hahaha... dan makanannya bisa saya makan nanti.

Beberapa kali mesin kapal berhenti tiba-tiba, kami semua terlihat panik pak nahkoda perahu bilang "ada sampah yang nyangkut" kami legah mendengarnya.

Alhamdulillah kami sampai ke tempat tujuan yaitu pulau samalona. Terlihat banyak perubahan setelah 2 tahun pernah ku kunjungi bersama keluargaku. Terlihat salah satu dermaganya sudah rusak, mungkin karena diterjang ombak. Air laut terlihat meninggi. Banyak karang yang rusak. Liburan kali ini beda banget dari yang biasanya, walau langit mendung tapi beberapa foto yang terambil terlihat keren karena seperti efek kelam di adega film-film hohihih...


Setelah hampir 3 jam bersenang-senang saatnya pulang dan kamipun kembali berdoa semoga kami pulang deengan selamat. Kembalilah kami tegang naik perahu sampai ke Makassar. Sesampainya di dermaga Makassar rasanya saya mau teriak..Terimah kasi ya Allah,,,Terimah kasi Bapak nahkoda perahu....

Jempol buat bapak yang sudah menenangkan kami selama perjalanan karena ku tau kapal berhenti mendadak beberapa kali bukan karena sampah tapi karena tidak sanggup berputar melawan ombak.

Sesampai di rumah, ku ceritakan pengalamanku pada saudara-saudaraku dan akhirnya akibat dari kenekatanku aku di omelin secara massa. Satu rumah pada marah hihi *Nakal

Pelancong Nekat I

Rabu, 20 Februari 2013

Pelancong Nekat

Pelancong nekat, judul postingan ini saya tujukan buat saya dan teman-teman yang sunggu nekat melakukan perjalanan yang mempertaruhkan nyawa haha.

Kenapa saya bilang mempertaruhkan nyawa soalnya pagi itu cuaca sangat buruk untuk melakukan perjalanan jalur laut.

*cerita sebelumnya
Pagi itu, saya berencana joging bareng saudara tapi dasar, semangat semalam tidak sama dengan kenyataan pagi harinya. Akhirnya yang ada kami memilih membantalkan rencana dan kembali menuju kamar menghangatkan diri di pagi yang dingin.

Pagi itu sambil malas-malasan saya buka Facebook, eh ternyata pagi ini ada rencana menemani tamu dari Jakarta untuk jalan-jalan. Tempatnya belum jelas mau di bawa ke Pantai Puttondo atau Pulau Samalona.

Ingin sekali minggu itu tidak sia-sia cuma dihabiskan di rumah karena kemarin habis praktikum yang super melelahkan, tapi tetap saja malas masih membuat galau untuk keluar rumah. Setelah buka FB ku putuskan melanjutkan malas-malasan dengan menonton Carton Shincan dan lanjut Doraemon. Basi saya mulai bosan, akhirnya buka twitter via mobile. Terlihat mention teman-teman ngajak soal menemani tamu Jakarta tadi. Masih saja ogah keluar rumah tapi mulai radah goyah hahah.

Selesai satu judul Doraemon ada sms dari k'pipi "dek mau ikutan kami tunggu di dermaga" yah kurang lebih begitulah isi smsnya. Nah, sepertinya saya dah betu-betul tergoda. Ku bulatkan nekat pergi. Dengan buru-buru mandi dan siap-siap, tak ada persiapan langsung cabut saja dari rumah. Orang rumah pada kaget yang tadinya maals-malasan langsung semangat tiba-tiba keluar rumah.

Tanpa mengecek apapun di motorku eh pas pertengahan jalan motorku rusah hufff saya harus menunggu setengah jam Bapak datang bawa motor lain. Dah pamit sama Bapak saya langsung tancap gas. Ngumpul di Dermaga depan Rotterdam, ku kira kita bakalan ke pantai karena melihat cuaca tak memungkinkan. Ternyata jadinya kami ke Samalona, tepok jidat ke Samalona dengan ombak yang tinggi. Ku pandangi wajah bapak yang akan membawa kami dengan perahunya sepertinya santai saja yah mungkin tidak apa-apa. Kami semua naik kapal dengan hati yang riang "sepertinya".

Semua berjalan lancar setelah kami menjauh dari dermaga, tapi makin jauh ombak terlihat makin tinggi, air asin dah berkibas-kibas sampai membasahi seluruh tubuh kami. Parahnya badan kapal berbunyi aneh dan mengerikan seperti terbentur di batu mendera ombak. Mulai seram, teriakanku mulai tak bisa ku tahan, saya teriak seperti naik rolercoster. Awalnya ku nikmati tapi saat melihat ombak yang sepertinya monster yang siap menelan kami saya mulai parno ingat film Titanic wkwkwkw.

"Gila Laut ini bukan Kolam renang Coy, dalemm"

Selain berteriak dzikir terus saja ku ucap dalam hati, ku juga minta maaf sama seluruh keluargaku dan kepada Allah karena sudah pergi dengan alasan yang tak jelas. Saya pergi tanpa bilang mau kemana. Ingat sewaktu ke Bawakaraeng doaku kalau nanti ku mati karena kedinginan semoga keluargaku memaafkanku ekekek...

*Anak nakal

Lanjut..kira-kira 30 menit merasa ketakutan dan teriak-teriak yang kedengarannya bisa ketakut atau keasikan, entah. Ingat kata-kata kak'salma "Kau ketakutan atau keasikan" hahah kurang lebih begitu tapi memang siii takutnya sedikit keenakannya banyak hihihi.

Bersambung

Terima Kasih