Senin, 29 Desember 2014

Temanmu Warna-Warnimu




Minggu pagi terakhir di bulan Desember. Selama duabelas bulan kegiatan rutin bersihkan lemari buku jarang terlaksana. Bersih-bersih lemari buku kali ini saya menemukan beberapa buku usang tapi memorynya masih lekat. Ada beberapa catatan kuliah, catatan seminar dan kajian serta buku lama semasa SMA. Salah satunya kado ulang tahun ke-17 dari sahabat ku Risda dan Afni. Buku yang diberikan mereka di Perpustakaan sekolah tempat kami nongkrong ngga jelas hehehe. Bukannya sering baca buku pelajaran tapi yang kami cari buku diluar mata pelajaran.


sumber: pribadi

Tulisan besar Nhamy Green dan tanda panah dari Sahabat baik ku Risda dan Afni di halaman setelah sampul. Semasa SMA kami bertiga menandai diri kami dengan warna kesukaan kami. Afni dengan warna kuning, Risda dengan warna biru aku sendiri dengan warna hijau.

Judul bukunya How Peopple Tick, trik pintar menghadapi orang sulit karya Mike Leibling. Teringat alasan mereka memberi buku berjudul rumit itu karena saya sering cerita tentang orang-orang rumit. Selain Risda dan Afni setelah itu Shinta dengan warnanya Cokelat melengkapi kegilaan kami bertiga. 

Semasa SMA dulu ingat punya beberapa teman dekat dengan berbagai warna dan keunikan. Warnanya macam-macam dan terkadang ada yang dengan pembawaan wana gelap. Adapula dalam satu pribadi dengan banyak warna. 

Banyak warna yang saya temui, melihatnya memang tak semudah melihat satu dua warna. Mengambil persepsinya pun dengan banyak pemikiran. Namun Indahnya persahabatan bagi saya adalah menyatukan banyak warna tersebut. Bila taman tetangga lebih hijau maka buatlah taman mu berwarna-warni.

Menggabungkan warnanya dalam satu bingkai kehidupan lebih indah dari pada satu warna saja dalam bingkai. Akan ku buat bingkainya sederhana tapi kokoh biar indah dan tahan lama. Seperti hidup bersama sahabat.


sumber: twitter @PeduliJilbab

2 komentar:

  1. selalu banyak hal yang menarik memang yang tak terduga ketika membereskan lemari buku..

    ditunggu postingan-postingan kerennya di tahun 2015 ini.
    teruslah menulis, teruslah menulis kisah, agar abadi. :D

    BalasHapus

Terima Kasih