Jumat, 31 Desember 2010

Wajah 2010

ultahnya Shy-shy  bulan 3
ultahnya Risda bulan 3

ultah qw ke18 bulan April
Perpisahan OSIS 2009

Perpisahan ipa3

Olaraga terakhir di Smaphat
 Praktikum Biologi terakhir di Smaphat

Latihan Senam di rumah Nunu
Selamatan rumah barunya shinta with Friends
TryOut di UNHAS with Friends
Pantai Losari with Risda dan afni
teman-teman les persiapan UAN di JILC Cokro

Jalan-jalan abis UKA di Cendrawasi with Nag JILC Cokro
Coret-coret abis UAN with all people IPa3
Foto All People Ipa3 by Studio Elegan
Nag JILC Cokro Pascal 4
New Friends!! Nag UIN Alauddin Fak.Saintek Prodi Sains Biologi
Tahun tlah di lalui dengan menghadirkan berbagai cerita..
cerita indah..
cerita bahagia..
cerita kesedihan..
dan cerita - cerita kehidupan yang lain..

Kini tahun kan berganti,
berganti dengan tahun yang baru..
harapan baru..
mimpi baru..
cerita baru..
dan mungkin kehidupan yang baru..

Apa yang telah kita lalui di tahun ini..
mungkin akan menjadi kenangan..
kenangan indah..
atau pun kenangan pahit..
akan slalu tersimpan dalam ingatan kita..

Di tahun yang baru nanti..
kta harus berusaha untuk lebih baik dalam segala hal,
berbaiki yang rusak..
menambahi semua kekurangan..
merubah kesalahan untuk lebih benar..
untuk kehidupan yang lebih baik..

Kita memulai lembaran baru..
mengisi cerita baru..
mimpi untuk jadi nyata..
dan harapan untuk terkabulkan..
SELAMAT TAHUN BARU 2011

Kamis, 30 Desember 2010

Penjelasan mengenai Sperma dalam Al-Qur'an

 Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatu
          

 Ternyata, Cairan yang disebut mani tidak mengandung sperma saja. Cairan ini justru tersusun dari campuran berbagai cairan yang berlainan. Cairan-cairan ini mempunyai fungsi-fungsi semisal mengandung gula yang diperlukan untuk menyediakan energi bagi sperma, menetralkan asam di pintu masuk rahim, dan melicinkan lingkungan agar memudahkan pergerakan sperma. Yang cukup menarik, ketika mani disinggung di Al-Qur'an, fakta ini, yang ditemukan oleh ilmu pengetahuan modern, juga menunjukkan bahwa mani itu ditetapkan sebagai cairan campuran:
"Sungguh, Kami ciptakan manusia dari setetes mani yang bercampur, lalu Kami beri dia (anugerah) pendengaran dan penglihatan." (Al Qur'an, 76:2)
Di ayat lain, mani lagi-lagi disebut sebagai campuran dan ditekankan bahwa manusia diciptakan dari "bahan campuran" ini:
"Dialah Yang menciptakan segalanya dengan sebaik-baiknya, Dia mulai menciptakan manusia dari tanah liat. Kemudian Ia menjadikan keturunannya dari sari air yang hina." (Al Qur'an, 32:7-8)
Kata Arab "sulala", yang diterjemahkan sebagai "sari", berarti bagian yang mendasar atau terbaik dari sesuatu. Dengan kata lain, ini berarti "bagian dari suatu kesatuan". Ini menunjukkan bahwa Al Qur'an merupakan firman dari Yang Berkehendak Yang mengetahui penciptaan manusia hingga serinci-rincinya. Yang Berkehendak ini ialah Pencipta manusia.
SUMBER :http://www.keajaibanalquran.com/biology_04.html

Be a Writer

               Menjadi penulis bukan perkara mudah bagi yang punya nyali kecil dan niat lembek.  Pekerjaan yang sangat bersahabat dengan huruf ini dan sering bermain dengan inspirasi adalah rutinitas yang dicintai  penulis sejati. Banyak orang jago berbicara namun tak banyak dari mereka mampu menuliskannya dalam bentuk tulisan. Oleh karena itu saya mengajak  kawan-kawan untuk sama-sama belajar menulis,  apa yang ada disekitar kita yang sangat menarik untuk dibaca orang. Diluar sepengetahuan kita,  sebenarnya banyak hal yang layak di jadikan bahan tulisan serta menarik untuk diangkat ke masyarakat. Orang sombong adalah orang yang tidak mau membagi pengetahuannya tentang yang ia ketahui,,, jadi siapkah anda untuk jadi orang yang berilmu dan membagi ilmunya lewat menulis? bukan sekedar bicara dan dapat membaginya kesetiap orang kapan saja?
sedikit dari reverensi yang saya dapat dari internet semoga dapat bermanfaat bagi kita yang berminat menulis.....
 Isi Tulisan
Tulisan menarik harus berisi informasi terbaru yang sebelumnya tak diketahui pembaca. Bi­sa berupa pemaparan peristiwa. Misalnya ledakan bom, kecelakaan yang merengut banyak korban, peng­­unduran diri pejabat, hasil pertandingan olah raga, dan sebagainya.
Bisa juga hasil-hasil penelitian dan investigasi. Misalnya penemuan vaksin AIDS, hasil po­ling calon presiden, kesalahan teori relativitas Einstein, penyelidikan korupsi di Departemen Aga­ma, dan sebagainya.
Namun adakalanya unsur kekinian sebuah tulisan menjadi sulit didapat karena me­dia tele­visi sudah banyak menayangkan program breaking news. Hampir setiap jam ada sa­ja stasiun tele­vi­si yang memberi informasi tentang peristiwa terbaru. Bahkan untuk peristiwa yang sa­ngat penting, mereka menayangkannya secara live.
Demikian juga dengan radio dan media dot.com. Mereka bisa menampilkan berbagai peris­ti­wa hanya dalam hitungan detik.  Ini jelas mengalah-kan media cetak dalam hal kekinian.
Untuk menyiasati ''kekalahan'' ini media cetak banyak yang mengubah isinya. Bukan lagi me­nonjolkan unsur kekinian, tetapi kedalaman cerita. Mereka menguraikan sebuah kejadian dari be­ragam sudut pandang dengan judul yang berbeda-beda ***. Kaya akan suasana dan cermat da­lam mengamati detil peristiwa.
Tujuannya untuk menggugah emosi pembaca: memberi empati kepada pihak yang ''ter­za­li­mi'', memberi aplaus kepada mereka yang berprestasi, atau mengutuk pihak yang berlaku tidak adil.
Cara Penyajian
Tulisan yang indah harus disajikan secara terfokus. Jangan sampai melebar ke samping, na­mun harus dalam ke bawah.
Bagaimana agar tulisan bisa fokus? Pilihlah satu angle (sudut pandang) untuk satu cerita (ju­dul)! Lalu pegang teguh angle tersebut. Hapus bagian-bagian yang tidak berhubungan langsung de­ngannya.
Kemudian, tulisan yang indah harus beralur. Mulailah dengan menulis judul. Sebisa mung­kin judul berita dibuat dengan kalimat pendek, tapi menggambarkan isi berita secara keseluruhan. Pemberian judul ini menjadi penentu apakah pembaca akan tertarik membaca berita yang ditulis atau tidak.
Setelah itu lanjutkan dengan menulis lead, yaitu bagian terpenting dari apa yang ingin kita ce­ri­takan. Lead bisa menjadi penentu apakah pembaca akan melanjutkan bacaannya atau tidak. Ja­ngan lupa, lead harus mengandung unsur 5W+1H: apa/what, di mana/where, kapan/when, me­nga­pa/why, siapa/who dan bagaimana/how.
Pembaca yang sibuk, tentu tidak akan lama-lama membaca berita. Pembaca akan segera ta­hu apa yang ditulis wartawan hanya dengan membaca lead. Tentu saja, jika pembaca masih tertarik de­ngan berita itu, ia akan melanjutkan bacaannya sampai akhir. Dan, tugas wartawan terus me­man­cing pembaca agar membaca berita sampai tuntas.
Selanjutnya, jika kita menganut pola piramida terbalik, susunlah alur cerita berdasarkan pen­ting tidaknya informasi. Bagian yang penting diletakkan di depan, semakin ke belakang se­ma­kin tidak penting. Biasanya, pola seperti ini ada pada berita ''keras'' (spot news).
Namun, jika kita menganut pola berimbang, setelah lead, biarkan cerita mengalir dengan sen­dirinya tanpa harus dibatasi mana yang penting dan mana yang tidak. Mungkin alur cerita me­ngi­kuti alur waktu, tahapan kejadian, dsb. Biasanya, pola seperti ini terdapat pada feature.
Selain itu, tulisan yang menarik harus tersaji secara lengkap. Artinya, semua informasi yang di­inginkan pembaca terpenuhi. Misal, soal tempat, adakalanya kita menganggap semua pembaca tahu persis di mana lokasi yang sedang kita ceritakan. Padahal tidak!
Stasiun Gambir, contohnya, bagi masyarakat luar Jakarta tak terlalu mengerti di mana po­si­si­nya. Jika kita lengkapi informasi dengan kalimat, ''Tak jauh dari Masjid Istiqlal dan Monas,'' mung­kin pembaca bisa membayangkan letaknya, paling tidak bagi pembaca yang pernah singgah di dua tempat tersebut.
Demikian juga dengan identitas sumber berita. Adakalanya kita hanya menulis nama dan ja­ba­­tannya saja. Ini kurang lengkap. Alangkah baiknya jika disertakan juga pendidikan akademiknya, ciri-ciri fisiknya, kegemarannya, dan sebagainya.
Namun, hindarkan kesan bertele-tele dalam menceritakan identitas atau lokasi kejadian. Ingat, kita tidak sedang memberitakan si narasumber.
Agar tidak bertele-tele, identitas ini dipakai sebagai pengganti bila kita terpaksa menyebut na­ma sumber berulang-ulang.
Kemudian, hilangkan penggunaan kata-kata klise. Jika sumber memberikan keterangan de­ngan kalimat-kalimat klise, terjemahkanlah kalimat tersebut dalam bahasa yang sederhana. Jangan sampai menulis kalimat seperti sebuah jargon. Misal, ''Korupsi akan menghancurkan negara.'' Siapa yang mau peduli dengan jargon ini?
Jangan *** menganggap pembaca sudah tahu latar belakang peristiwa yang kita ceritakan. Da­lam menulis berita kita harus menganggap pembaca belum tahu, meskipun peristiwanya terus berlanjut dan sudah berlangsung lama.
Namun, jangan terkesan menyepelekan pembaca dengan berlama-lama menceritakan latar belakang peristiwa. Pembaca akan merasa ''digurui''
Agar cerita latar belakang ini bisa tersaji secara benar, camkanlah satu hal: tulisan tak boleh mem­bingungkan orang yang belum tahu dan tak boleh juga membosankan orang yang sudah tahu.
Bagian-bagian cerita yang terlalu umum, rumit, pelik, njelimet, sajikan secara sederhana dan mudah di­cer­na. Caranya, gunakan seseorang untuk mewakili kelompoknya, atau buatlah kiasan untuk membandingkan cerita yang sebenarnya. Misal, kisah tragis seorang korban banjir mungkin lebih menarik dibanding cerita banjir itu sendiri. Begitu juga keluhan memburuknya kesehatan se­orang warga yang tinggal di kali Ciliwung, Jakarta, lebih mudah dimengerti ketimbang zat-zat ber­ba­­haya yang ada di sungai itu.
Jangan lupa menyertakan kutipan langsung dalam setiap tulisan. Sebab, kutipan langsung akan membuat tulisan menjadi lebih manusiawi. Kutipan langsung akan membantu memberi gam­bar­an tentang karakter si penutur atau suasana di sekitarnya. Namun, jangan terlalu banyak mem­buat kutipan langsung. Jangan *** terlalu panjang.
Kutipan yang benar adalah kutipan yang persis seperti apa yang dituturkan oleh sumber. Jika sumber mengatakan “harganya 100 perak,’’ tak boleh kita tulis ‘’harganya Rp 100.’’ Persoalannya, tak semua sumber bisa berbicara secara terpola. Bahasa lisan sangat berbeda dengan ba­hasa tulisan.
Karena itu, untuk membuat kutipan langsung tetap menarik, selain jangan terlalu panjang, kita pun harus memilih ucapan sumber yang bagus untuk dikutipan secara langsung. Selebihnya, jelas­kan dalam bentuk kutipan tak langsung.
Cara Penulisan
Tulisan yang baik setidaknya memiliki tiga ciri. Pertama, mudah dimengerti. Kedua, ber­sa­ha­­bat. Dan ketiga, akurat.
Tulisan yang mudah dimengerti biasanya jelas mana subjek, predikat, dan objeknya, tidak men­ggunakan kalimat-kalimat yang beranak-bercucu, dan sebisa mungkin menggunakan kalimat ak­tif agar daya dorongnya lebih kuat.
Mengapa harus menggunakan kalimat aktif: Perhatikan beberapa contoh berikut:
Kalimat 1: Suami istri ditabrak truk (pasif).
Kalimat 2: Truk tronton tabrak suami isteri (aktif).
Kalimat kedua (aktif) lebih menarik dibanding kalimat pertama. Sebab penekanan kalimat ada pada truk tronton yang "besar", sementara suami isteri hanyalah objek yang "kecil". Namun ada kalanya kita harus menggunakan kalimat pasif jika penekanannya ada pada objek.
Perhatikan contoh berikut:
Kalimat 1: Truk menabrak Menteri Perhubungan (aktif).
Kalimat 2: Menteri Perbuhungan ditabrak truk (pasif).
Selain itu berhematlah dalam membuat kalimat atau kata agar tidak terkesan bertele-tele.
Penghematan kata, misalnya:
''Agar supaya,'' sebaiknya ditulis ''agar,'' atau ''supaya.''
''Kemudian,'' sebaiknya ditulis ''lalu.''
''Akan tetapi,'' sebaiknya ditulis ''tapi.''
''Tidak,'' sebaiknya ditulis ''tak.''
Adakalanya penghematan kata tak perlu dilakukan, terutama jika kita sudah terlalu sering menggunakan kata tersebut. Misal, untuk kata ''tak'' sekali-kali diganti dengan ''tidak.'' Tujuannya agar tulisan menjadi lebih berwarna.
Penghematan kalimat, misalnya:
''Adalah merupakan kenyataan,'' sebaiknya ditulis ''Merupakan kenyataan.''
''Apa yang dinyatakan Badu sudah jelas,'' sebaiknya ditulis ''Yang dinyatakan Badu sudah jelas.''
''Menjadi Muslim, buat masyarakat Rwanda, bukanlah sebuah proses yang mudah,'' sebaiknya ditu­lis ''Menjadi Muslim, buat masyarakat Rwanda, tak mudah.''
''Kita lihat apakah dia ada di rumah atau tidak,'' sebaiknya ditulis ''Kita lihat dia di rumah atau tidak.''
''Kera adalah binatang pemamah biak,'' sebaiknya ditulis ''Kera binatang pemamah biak.
''Presiden besok akan meninjau pabrik,'' sebaiknya ditulis ''Presiden besok meninjau pabrik.''
''Tanggul Kali Citanduy mengalami kebobolan,'' sebaiknya ditulis ''Tanggul Kali Citanduy bobol.''
''Menderita kerugian,'' sebaiknya ditulis ''rugi.''
''Rumah di mana saya tinggal,'' sebaiknya ditulis ''Rumah yang saya tinggali.''
Selanjutnya, tulisan yang bersahabat biasanya tidak mengandung kalimat dan alinea yang pan­jang. Satu kalimat sebaiknya terdiri atas 10 sampai 20 kata. Sedang satu alinea cukup berisi 2-3 ka­limat. Ingat apa yang dikatakan Ernest Hemingway, peraih Pulitzer tahun 1950-an untuk karya monumental The Old Man and The Sea? Katanya, ''less is more!''
Untuk menguji apakah kalimat yang kita buat terlalu panjang atau tidak, cobalah tarik nafas se­cara wajar lalu bacalah kalimat tersebut. Jika nafas Anda sudah habis sementara kalimatnya be­lum tuntas dibaca, itu tandanya kalimat yang Anda buat terlalu panjang.
Selain itu, hindari pengulangan kata dalam satu kalimat, hindari pemakaian kata-kata asing (ilmiah), dan konsistenlah dalam menulis.
Perhatikan contoh tulisan salah seorang dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB yang dimuat pada Suara Pembaruan edisi 2003:
 ''.... Bisa jadi dua-duanya benar. Baik dalam sistem pasar maupun sistem sosial di desa pesisir umum­nya nelayan diposisikan dependen. Ia mesti rela sebagai price taker dalam struktur pasar output yang oligopsonis, juga terperangkap dalam struktur sosial berciri patron-klien yang seringkali asimetris itu. Pada tingkat komunitas, struktur pasar yang monopsonistik maupun oligopsonistik selama ini tercipta karena kegiatan perikanan penuh dengan ketidakpastian, dan para toke yang ada di desa nelayan umumnya mampu menjamin kepastian itu.''
Tulisan ini sangat njelimet, terlalu banyak kata-kata asing. Bagi kelompok orang-orang ter­tentu tulisan ini bisa dimengerti. Tapi, bagi orang kebanyakan, tulisan ini sama sekali tak menarik.
Hindari *** pemakaian kata sifat, sebab kata sifat cenderung menggurui pembaca. Pakailah ka­ta kerja. Misalnya, kalimat ''tangisnya memilukan hati,'' tak menggugah emosi pembaca. Seha­rus­nya kata ''memilukan'' diganti dengan penggambaran suasana. Misal, suaranya melengking, air matanya mengucur, mukanya memerah, rambutnya acak-acakan, dan lain-lain. Ingat, don't tell, but show!
Perihal ejaan, sebaiknya kita gunakanlah EYD (Ejaan yang Disempurnakan).
Misalnya:
''Syah,'' seharusnya ''sah.''
''Khawatir,'' seharusnya ''kuatir.''
''Akhli,'' seharusnya ''ahli.''
''Tammat,'' seharusnya ''tamat.''
Namun, jika Anda bingung membuat ejaan yang benar untuk satu kata, cobalah Anda me­mi­lih salah satu yang Anda anggap paling benar dan umum. Kemudian konsistenlah menulis kata ter­sebut! Artinya, jangan sampai di awal cerita kita menulis ''praktek,'' lalu di tengah cerita kita me­nulis ''praktik.'' Ini tidak konsisten.
Keakuratan juga menjadi keharusan sebuah tulisan yang baik. Nama orang, jumlah bilang­an, waktu, tidak boleh salah. Lebih baik Anda periksa kembali jika ragu dari pada Anda tahu data-data salah setelah tulisan sudah dipublikasikan. Sebab, ketidakakuratan akan menurunkan keper­ca­ya­an pembaca. Jika kepercayaan sudah turun, keindahan jelas akan pudar dengan sendirinya.
Namun, adakalanya pembaca tak memerlukan detil angka-angka. Misal, kasus korupsi me­ru­gikan negara sebesar Rp. 914.731.777, lebih baik ditulis ''lebih dari Rp. 914 juta'' atau ''lebih dari Rp. 900 juta.'' 

Selasa, 28 Desember 2010

Bagian Otak yang Mengendalikan Gerak Kita

"Ketahuilah, sungguh jika dia tidak berhenti (berbuat demikian) niscaya Kami tarik ubun-ubunnya, (yaitu) ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka." (Al Qur'an, 96:15-16)
Ungkapan "ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka" dalam ayat di atas sungguh menarik. Penelitian yang dilakukan di tahun-tahun belakangan mengungkapkan bahwa bagian prefrontal, yang bertugas mengatur fungsi-fungsi khusus otak, terletak pada bagian depan tulang tengkorak. Para ilmuwan hanya mampu menemukan fungsi bagian ini selama kurun waktu 60 tahun terakhir, sedangkan Al Qur'an telah menyebutkannya 1400 tahun lalu. Jika kita lihat bagian dalam tulang tengkorak, di bagian depan kepala, akan kita temukan daerah frontal cerebrum (otak besar). Buku berjudul Essentials of Anatomy and Physiology, yang berisi temuan-temuan terakhir hasil penelitian tentang fungsi bagian ini, menyatakan:
Dorongan dan hasrat untuk merencanakan dan memulai gerakan terjadi di bagian depan lobi frontal, dan bagian prefrontal. Ini adalah daerah korteks asosiasi…(Seeley, Rod R.; Trent D. Stephens; and Philip Tate, 1996, Essentials of Anatomy & Physiology, 2. edition, St. Louis, Mosby-Year Book Inc., s. 211; Noback, Charles R.; N. L. Strominger; and R. J. Demarest, 1991, The Human Nervous System, Introduction and Review, 4. edition, Philadelphia, Lea & Febiger , s. 410-411)
Buku tersebut juga mengatakan:
Berkaitan dengan keterlibatannya dalam membangkitkan dorongan, daerah prefrontal juga diyakini sebagai pusat fungsional bagi perilaku menyerang…(Seeley, Rod R.; Trent D. Stephens; and Philip Tate, 1996, Essentials of Anatomy & Physiology, 2. edition, St. Louis, Mosby-Year Book Inc., s. 211)
Jadi, daerah cerebrum ini juga bertugas merencanakan, memberi dorongan, dan memulai perilaku baik dan buruk, dan bertanggung jawab atas perkataan benar dan dusta.
Jelas bahwa ungkapan "ubun-ubun orang yang mendustakan lagi durhaka" benar-benar merujuk pada penjelasan di atas. Fakta yang hanya dapat diketahui para ilmuwan selama 60 tahun terakhir ini, telah dinyatakan Allah dalam Al Qur'an sejak dulu.
http://www.keajaibanalquran.com/biology_01.html

Jumat, 24 Desember 2010

ILMU CAHAYA AKHIRAT


ILMU CAHAYA AKHIRAT
Pagi yang cerah serasa sangat singkat, tak terasa siang telah hadir tuk menjemput bersama waktu yang terus berganti. Semakin siang semakin menegangkan bagi Sauki al-haki yang duduk dari pagi sampai saat itu, di meja hijau.  Dug..dug’.. terdengar dan begitu kencang dirasakan oleh Sauki, jantungnya terus berdetak yang dari tadi terus menerus ditanyai perihal skripsi yang ia buat. Sesekali ia meletakkan tangannya di atas dada dan mengelusnya saat pertanyaan dari penguji dapat ia jawab dengan baik. Sauki begitu tegang, karena saat itulah saat-saat dimana semua mahasiswa harus mempertanggung jawabkan segalah apa yang telah di dapatkan di banggku kuliah. Walau duduk di kursi yang nyaman, namun Sauki merasa sungguh berbeda. Duduk di hadapan para penguji dan sendiri duduk menghadapi segalah tuntutan beserta pertanyaan yang menguji mental Sauki.
                Ada banyak pertanyaan yang dilontarkan penguji pada Sauki, untungnya sauki telah mempersiapkannya jauh hari selama pembuatan skripsinya, yang ia kerjakan sendiri. Dari semua pertanyaan yang diberikan pada sauki, para penguji lebih banyak menanyakan mengenai hasil skripsinya,  membuat Sauki merasa di mudahkan oleh ALLAH, sebagaimana yang ia doakan tiap malam di tahajjudnya, tiap pagi di dhuhanya dan tiap saat di sholat lima waktunya agar diberi kemudahan menghadapi ujian. Pertanyaan demi pertanyaan telah berlalu,  bersama waktu yang kian lama membuat Sauki percaya diri ia mampu berhasil,  dengan seluruh kerja keras dan bantuan dari ALLAH. Siang mulai menunjukkan keperkasaannya melalui gerah  panas yang membuat Sauki keringatan dan haus, bukan karena gerah akan panasnya ruangan, namun dehidrasinya karena ketegangan.  Waktupun serasa telah lama dilalui Sauki sejauh itupulah Sauki merasa sudah bisa bernafas lega karena para penguji menunjukkan kepuasan atas jawaban yang diberi oleh Sauki. Namun, ternyata masih ada satu pertannyaan yang diberikan Sauki sebelum diberi kepastian bahwa ia berhasil atau tidak. Pertanyan itu dilontarkan oleh salah satu guru besar dan orang yang Sauki begitu banggakan karena ilmu yang ia berikan  pada semua Mahasiswa.
                Pertanyaan yang diberikan kepada Sauki dari sang Mahaguru berbeda dengan pertanyaan sebelumnya.Sang Mahaguru yang bernama Hakim Al-Asyar menanyakan pertanyaan yang tidak ada hubungannya dengan skripsi Sauki. Namun,sauki tahu betul kalo pertanyaan yang diberikan oleh hakim Al-asyar adalah pertanyaan yang sangat penting dari pertanyaan sebelumnya. Sang Mahaguru bertanya kepada Sauki.
“bertahun-tahun kau menuntut ilmu di perguruan tinggi, sudah berapa banyakkah yang telah kamu dapatkan?”
Pertanyaan itu begitu sulit untuk dijawab karenabegitu banyak yang harus diingat oleh mahsiswa utnuk menjawabnya. Namun, Sauki hanya butuh lima menit untuk segerah menjawab prtanyaan dari Hakim Al-Asyar.
“ada 8 guru yang saya dapat selama ini di pergurun tinggi.”
Sang Mahaguru sangat kaget dengan jawaban yang dilontarkan oleh Sauki. Hakim Al-Asyar pun langsung menanyakan kembali mengenai jawaban yang begitu mengagetkan semua orang yang ada di ruangan.
“mengapa baru 8 yang kau ketahui Sauki, setelah  bertahun-tahun di Pergurun tinggi ini?!.”
“memang banyak guru tapi hanya 8 yang baru bisa saya amalkan  di hidup saya”
“coba kau sebutkan 8 ilmu yang kau maksud”
“dengan begitu tenangnya Sauki menjawab dengan suara rendah namun jelas.”

“yang pertama, banyak manusia yang saat ini hanya memikirkan dunia dan tidak sadar kalo ada kehidupan  setelahnya yang perlu untuk diingat. Guru yang perna berkata kalo jadikanlah dunia akhirat sebagai motivasi mu didunia. Hidup kita ibarat kapal yang berlabuh dipersinggahan, persinggahan itu ibarat dunia yang sekarang kita tempati  buat mencari  bekal untuk persiapan ketujuan sebenarnya dan dibalik itu ternyata tujuan kita ternyata  adalah akhirat yang merupakan pelabuhan terakhir kita. Kedua, banyak orang yang begitu tergila-gila mengejar Jabatan untuk memperkaya dirinya, melakukan segalah hal untuk memperolehnya dan bertindak menyalahi agama untuk menggapainya.sebenarnya kita diciptakan untuk memengang 2 amanah didunia yaitu manah beribadah kepada Allah dan amanah kekhalifaan untuk di amalkan didunia sebagi slah satu bekaldi akhirat. Ketiga, banyak manusia yang bermusuhan padahal kita semua bersodara dan memiliki ikatan kekeluargaan yang erat .

Bukan Hal Sepeleh

Telah menjadi kebiasaan sebagian pegawai atau mahasiswa, meminta tolong teman kantor atau teman kuliahnya untuk menandatangani daftar kehadirannya, meskipun ia tidak hadir atau ia datang terlambat, agar diketahui atasannya atau dosennya bahwa ia datang tepat waktu. Seperti apa bimbingan para ulama dalam masalah ini, berikut saya terjemahkan fatwa Faqihuz Zaman Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-’Utsaimin rahimahullah ketika beliau ditanya tentang permasalahan serupa:
Pertanyaan: Terkadang teman kuliahku memintaku untuk menandatangani absensi sebagai tanda kehadirannya pada suatu perkuliahan meskipun ia tidak hadir, apakah perbuatan ini termasuk tolong menolong antar sesama ataukah termasuk kecurangan dan penipuan?
Jawab: Perbuatan tersebut termasuk tolong menolong, namun dalam kebatilan yang disukai setan (bukan dalam kebaikan), karena setanlah yang menggodanya hingga ia menandatangani kehadiran orang yang sebenarnya tidak hadir. Maka dalam perbuatan tersebut terdapat tiga pelanggaran:
Pertama: Kedustaan.
Kedua: Mengkhianati penanggung jawab perkuliahan.
Ketiga: Menjadikan orang yang tidak hadir tersebut berhak mendapatkan tunjangan yang biasanya diberikan kepada seorang mahasiswa karena kehadirannya (karena kebanyakan universitas di Arab Saudi mahasiswanya digaji layaknya pegawai di negeri kita, pent.) maka (jika ia mengambil tunjangan tersebut), berarti ia telah mengambil dan memakannya dengan cara yang batil.
Satu saja dari ketiga pelanggaran tersebut sudah cukup untuk mengatakan bahwa perbuatan ini haram dilakukan, meski dari zahir pertanyaan di atas, seakan perbuatan ini termasuk tolong menolong antar sesama.
Oleh karenanya, tolong menolong antar sesama tidaklah terpuji secara mutlak, akan tetapi yang sesuai syari’at itulah yang terpuji, sedangkan yang menyelisihi syari’at maka tercela.
Dan hakikat perbuatan yang menyelisihi syari’at meski dinamakan amal sosial, hanyalah istilah yang tidak sesuai dengan kenyataannya. Karena apapun yang menyelisihi syari’at hakikatnya adalah perbuatan hewani, oleh sebab itu Allah subhanahu wa ta’ala mensifatkan orang-orang kafir dan musyrikin bagaikan hewan-hewan ternak, sebagaimana firman-Nya:
يَتَمَتَّعُونَ وَيَأْكُلُونَ كَمَا تَأْكُلُ الأنْعَامُ وَالنَّارُ مَثْوًى لَهُمْ
“Mereka bersenang-senang dan makan layaknya hewan-hewan, dan neraka adalah tempat tinggal mereka.” (Muhammad: 12)
Dan juga firman-Nya :
إِنْ هُمْ إِلا كَالأنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ سَبِيلا
”Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (dari binatang ternak itu).” (Al-Furqon: 44)
Maka setiap yang menyelisihi syari’at adalah perbuatan hewani, bukan insani.
http://nasihatonline.wordpress.com/2010/07/04/bolehkah-menitipkan-paraf-kehadiran/

Kamis, 16 Desember 2010

Belajar twitter

Assalamualaikum Wr.Wb
salam buat teman-teman yang udah berkunjung di Blog ini.....smoga teman-teman tidak bosan buat berkunjung di Blog ini.
Post ini sengaja saya buat karena banyak teman-teman yang masi kesulitan dalam jejaring sosial seperti twitter
okkk langsung saya saya kasi tipsnya yhaaa.selamat membaca
  1. Icon Twitter
  2. Ada yg bilang, ga afdol kalo twitter kita engga dikasih icon khasnya, yaitu burung. Ntah apa nama burungnya, tapi ciri khasnya warnanya biru. Ada beberapa icon yg cukup menarik buat dipasang di blog,kayak punyanya: Masih belom sreg..?? ya, search google aja..hhehe
  3. Jangan lupa update Twitter
  4. Seneng banget kan waktu pertama kali Twitter kita di-follow orang..hhehe. Ternyata.. eh ternyata Twitter kita malah jarang diupdate. Ya, ga ada gunanya itu orang nge-follow twitter kita. Yang ada malahan Follower yang udah ada jadi pada kaburr.. Yaa, seenggaknya, kalo bisa, sehari sekali di-update :)
  5. Komunikasi 2 arah
  6. Dalam Twitterhttp://twitter.com, kita diperbolehkan mengomentari status seseorang. Biasanya ditandai dengan @username. Terkadang ada aja orang yg mengomentari balik status kita. Dan sebaiknya pun kita balas komentarnya. Entah itu sekedar basa-basi atao apalah. Membalas komentar seperti ini bisa mempertahankan orang untuk tetep ngefollow kamu ata bahkan Follower kamu malah bertambah.
  7. Twitter sebagai media promosi
  8. Twitter bisa juga dipakai sebagai media promosi barang yang kita jual. Twitter juga bisa dipakai untuk menyebarkan produk baru yang ditawarkan sebuah toko kepada pelangganya. Pastinya bisa lebih cepat dan hemat biaya pemasaran.
  9. Alternatif RSS feed
  10. Ini nih yg penting. Twitter juga bisa dipakai sebagai media promosi blog. Nantinya, setiap kali kita membuat post baru, akan muncul di status Twitter kita. Biar ga cape, tentunya ada cara yang otomatis yaitu dengan menggunakan RSS feed blog kita. Dengan twitterfeed.com, setiap kita publish post baru akan langsung di post ke status Twitter kita. Engga perlu daftar koq. Kita cukup Login dengan Open ID. Pilih Blogger dan masukkan alamat URL blog kita. Setup Tweetfeed kita dan selesai.
     
    Selamat mencoba yha teman-teman. Jangan lupa kunjungi dan follow saya di http://twitter.com/#!/Mitanhamy 
     oke selamat mencoba kawan!!!!

Kamis, 09 Desember 2010

Corby what color is your live

Samsung Corby
Ponsel ini adalah varian Samsung Corby dengan model QWERTY. Samsung Corby hadir di Indo dalam dua varian, yaitu S3650 (Touchscreen) dan B3210 Txt (QWERTY). Kedua varian ini ditawarkan dengan harga yang terjangkau, dibawah Rp 2 juta hingga sekarang harganya telah turun menjadi Rp.950.000.
Selain keyboard QWERTY, spesifikasi Samsung Corby B3210 tergolong cukup standar. Yuk disimak review singkatnya. Handphone ini mendukung jaringan Quad Band GSM 850/900/1800/1900 dan memiliki layar TFT berukuran 2.2 inci dengan 176 x 144 piksel dan 262k warna. Fitur lainnya :
  • kamera 2MP + video recording
  • MP3/AAC/WMA player
  • internal memori 40 MB, plus dukungan microSD card sampai 8GB
  • FM Radio plus RDS
  • Bluetooth A2DP
  • GPRS Class 10, HSCSD, EDGE Class 10
  • HTML browser
http://www.bloggerceria.com/2009/10/samsung-corby-b3210-spesifikasi-harga.html
dengan Fitur-fitur diatas saya sebagai salah satu pengguna mengaku puas dengan Hp ini, selain Modelnya yang sangat menarik yang didesain begitu menarik dan trendy buat Muda-mudi Zaman sekarang. Spiker yang jernih, kamera 2 pixel yang memiliki pencahayaan yang bagus serta gambar yang jerni jadi kelebihan tersendiri dari Brand Samsung yang  berasal dari negara Korea Selatan ini. dengan Warna yang menarik, terdapat beberapa pilihan sesuai warna kesukaan mw, sehingga membuat dunia dan hidup mw lebih berwarna seperti slogan WHAT COLOR IS YOUR LIVE.SELAMAT MENCOBA......




Baca juga : Ponsel Tempo Doeloe
                 Artis Hp Korea 'Samsung'



Selasa, 07 Desember 2010

BERITA NUSANTARA

Kegiatan Training Journalistik Washilah yang berlangsung tgl 26-28 November menyisahkan kenangan manis bagi saya. banyak ilmu, pengetahuan dan pengalaman yang sangat berharga. Pemateri yang terhitung sudah berpengalaman banyak memberi masukan buat kami yang baru mau merambah ke dunia Jurnalistikan. Materi yang mereka bawakan betul-betul  keren saya tidak akan dapatkan di bangku kuliah semua yang mereka bahas...jelaslah Z kan Jurusan Biologi
hehehehehe


Z juga baru tahu kalo banyak Senior Washilah yang udah sukses jadi Jurnalis di Media Nasional dan Lokal, seperti Tribun Timur, Fajar, Makassar Tv, Metro, Tv One Dll.
Kegiatan yang mulai dari jam 8.00-18.00 ini sangat padat materi dan tugas dari Senior. Istirahat cuma 2 kali untuk ISHOMA itu pun cuma 1 jam. Tugas yang diberikan juga tidak mudah, selain susah dibuat juga susah di Ketik karena Wajib menggunakan Mesin Ketik Manual. Tugas boleh dikerja pada saat Ishoma padahal ishoma itu buat sholat,makan jadi istirahatnya tersita karena buat pengerjaan tugas. Tugas juga ada waktu dedlinenya, artinya ada waktu pengumpulan yang harus tepat waktu dikumpul.
                      Jadwal hari ke-2 ada kunjungan kebeberapa tempat, yaitu Kantor Harian Tribun Timur, Harian Fajar, dan terakhir titik-titik wisata malam nan kontroversial buat cari informasi bahan Buletin. Hari ke-2 ini memang akan Panjang karena seharian kami akan melaksanakan kegiatan turun langsung ke lapangan buat wawancara mencari berita.
                      Tugas ini adalah tugas terakhir kami, batas pengumpulannya memang panjang tapi................
pembuatannya itulohhh juga lamam nga cukup cuma semalam menyelesaikan 1 buletin yang berisi banyak berita. Walau tidak kerja sendiri karena ini adalah tugas kelompok tp Menjadi Seorang PIMRED itu tidak mudah mengkordinir Bawahannya
Caiiilehhhhhhhhhhhhh maksud saya rekannya!!!ckckckc
yhaaa...........Z memang terpilih menjadi Pimred buat proyek pembuatan Buletin yang blum ad namanya. Ceritanya gini....
Selesai kegiatan keliling di Kantor Harian Fajar kami langsung makan malam, setelah makan para Kambing-Kambing masing-masing memberi arahan untuk masing-masing kelompok yang telah di bagi tadi. 1 kelompok di jaga 2 Kambing, anggotanya ada 5 org. Salah satu Kambing menyuruh kami untuk memilih jabatan masing-masing, kami bingung menentukan siapa yang pantas menjadi PIMRED yang bertanggung jawab untuk pembuatan Buletin. Z berharap PIMRED kami adalah seorang laki-laki yang bisa dsengan penuh tanggung jawab melaksanakan tugasnya, namun tak 1 pun laki-laki yang bersedia. akhirnya yang lain menyarankan Z sebagai Pimred, yaaaaa dari pada kelamaan Z terimah aja karena waktu sangat sedikit bahkan pemberian tugas saja belom saya kasih.
                      akhirnya kami di bawa ketiap masing-masing titik yg harus kami cari datanya, semakin banyak data maka semakin bagus Buletinnya nanti. Titik-titik yang telah di tentukan yaitu KAREBOSI,RUMAH JABATAN,TAMAN KOTA, PANTAI LOSARI dan NUSANTARA tempat prostitusi terbesar di MKS. Tak Qw sangka kami dapat titik yang paling berbahaya dan sulit dijangkau buat mendapatka berita.  Dengan modal keberania kami di lepas Oleh Kambing kami dengan beberapa arahan sebelumnya juga arahan dari saya tentunya sebagai PIMRED hehehehehe..........


                          tepatnya jam 00.00 kami berpencar mencari berita, telah Q tugaskan di tiap bagian dan Q beri konsep yang nanti akan mereka tanyakan. Z berharap bisa mengkordinir mereka dengan baik walau neluam begitu mengenal mereka. Alhamdulillah mereka semua asik di ajak kerjasama dan mau menuruti tiap instuksi yang saya kasi. Sulit sekali mewawancarai para pelaku utama yaitu PSK di Nusantara, mereka takut apabila apa yang Z tanyakan dan mereka jawab di beritakan akhirnya jadi masalah besar buat semua orang yang bekerja disana. Walau demikian Z bersyukur karena teman-teman rekan kerjaQ semuanya Jago mewawancarai sehingga kami bisa dapat info sedikit langsung dari salah satu PSK yang bekerja disana.
                           Jam telah menunjukkan pukul 01.00 artinya waktu pencarian berita telah selesai, alhamdulillah berita yang kami dapat lumayan banyak cukuplah buat Buletin kami. Lama menunggu Bis Jemputan tiba-tiba turun huajan keras yang tidak diduga-duga. Kami kebingungan karena masi ada teman kami yang belom kumpul karena masih mencoba mencari berita. Berteduh disalah satu Rumah toko (Ruko) bersama Kambing sambil sibung menghubungi kedua rekan kami yang tidak tau ada dimana padahal kami sudah siap untuk balik. hujan semakin deras, salah satu teman qw dalam keadaan sakit tapi ia bersi keras ingin ikut meliput, karena tidak memiliki Jaket maka Qw pinjamkan saya milikku karena jangan sampai dia sakit disaat kami perlu dia. Bis telah menuju ketempat perteduhan kami, tapi teman lain belum datang juga terpaksa kami masuk duluan di Bis sambil terus menghubungi Fahri slah satu rekan kami yang juga bersama teman yang lain ternyata berteduh ditempat dimana pertama kali kami diturunkan di BIs.
                             Tidak terasa udah jam 03.30 sampai juga kami ke Kampus 1 sekret Washilah. Cape dari keliling semalaman begadang membuat mata kami nie ingin cepat-cepat tertutup dan merebahkan badan di tempat tidur, walau tak ada tempat tidur tp kami semua mencoba mencari tempat nyaman buat tidur sejanak sampai akhirnya pagi kami harus bekerja menyusun berita. setelah tidur beberapa jam, walau diganggu banyak nyamuk dan kedinginan tampa selimut membuat badan kami lemas tp kami harus Semangat bangun buat tugas yang harus dikumpul jam 10.00 teng!. Mesin ketik sudah siap, kertas, pensil warna dan alat-alat lain sdah siap. Saatnya menyusun berita dari semua informasi yang kami dapat, masing-masing menceritakan semua yang telah didapatkan dan menurut saya itu cuku buat tiap berita seperti Tajuk, Opini, Berita Umum, serta khususnya. Penyelesaiannya tidak mudah karena harus tepat pada judul dan sekmen beritanya. Penempilannya juga harus menerik dan jujur kepala Qw dah kehabisan ide buat Buletin ini agar Tampil menarik. Detik-detik terakhir rekan-rekan sudah menurun kinerjanya tapi saya tidak meneyrah buat menyelesaikan tugas ini agar dapat rampung sampai waktunya. Tidak berharap untuk menang, setidaknya Buletin kami tidak malu-maluin dari Buletin tamn2 yg lain. 5 menit terakhir, Alhamdulillah Buletin kami selesai dengan banyak kekurangan. Lem yang tidak rata, cara mengetik yang tidak rapi, tinta yang udah kabur serta isi berita yang tidak tau apakah sesuai dengan Kaidah penulisan berita yang ada. Pada saat pengumpulan saya melihat hasil dari kelompok lain, saya melihat bentuk Buletin mereka semua sama hanya saya yang bedah karena menggunakan kertas lebar. Z lupa kalo Buletin itu tidak sama dengan koran tapi saya menyamakan buletin saya dengan bentuk koran hahahahahah. Tiba-tiba Kambing saya datang dan berkata kalo para Juri Menginginkan bentuk buletin yang seperti dengan Buletin kami, dalam hatiQ berkata Syukurlah namun saya nga mau berharap lebih bisa terpilih menang nengan Buletin kami yang berjudul BERITA NUSANTARA.
                            Penutupan acara Training Juornalistik sebentar lagi mulai begitu pulah pengumuman pemenang Buletin terbaik. Z sudah siap memberikan selamat buat pemenangnya, dengan gaya bercandanya K'Edhy salah satu Juri mengumumkan pemenangan dengan senyum penuh Banyolnya yang membuat saya yakin ia akan membanyol sebelum mengatakan siapa yang menang. Dengan gaya Bicara ka'Edhy yg begitu tidak meyakinkan menyebutkan salah satu nama Buletin yaitu "BERITA NUSANTARA". Saya lama terkesimak mendengar pengumuman tak percaya kalo Buletiku lah yang terpilih....Semua orang bersorak bertepuk tangan memberi selamat dan menyalami tanganku yang telah berhasil mewujudkan harapan teman-teman Rekan serta Kambing alias kakak pendamping. Aku sebagai PIMRED di panggil maju kedepan buat mengambil hadi sebuah buku karya salah satu Senior Washilah yang sekarang udah terkenal di Forum Lingkar Pena. Bangga sungguh Kebanggaan yang Luar biasa sampai-sampai Otak Qw lupa apa yang saya dan teman2 tulis sehingga terpilih sebagai Buletin terbaik. Kegiatan ini tambah berkesan dengan Kemenangan yang Saya dan teman-teman raih sungguh Pengalaman yang berharga. saya berharap akan ada karya-karya hebat selanjutnya yang saya hasilkan. tidak hanya Senior yang menilainya namun semua orang yang menikmati karya saya.

 TAMAT

Terima Kasih