Senin, 30 Mei 2011

Joging di Karebosi

joging ....banyak orang yang malas untuk menyempatkan waktunya untuk kegiatan seperti joging...
padahal joging adalah salah satu kegiatan olahraga yang sangat menyenangkan. Tua muda bisa melakukannya. Hanya dengan jalan kaki bisa membakar sekian kalori dalam tubuh.
Salah satu masalah yang dialami beberapa orang sehingga malas melakukan joging adalah kurangnya tempat yang pas untuk  berjalan kaki dan berlari-lari. Masalah tempat banyak dialami diperkotaan, polusi dan kurangnya tempat yang sejuk bersih dengan pemandangan yang indah  sulit di dapat di wilayah perkotaan. Contohnya di Kota Makassar,  sulit sekali kita temui tanah lapang untuk berolahraga.

Suatu ketika di hari minggu yang menurut saya adalah waktunya untuk malas-malasan setelah 6 hari melakukan aktivitas, kakak ku mengajak untuk berolahraga pagi itu. Setelah beberapa kali di ajak dan diri ku menolak untuk kesekian kalinya aku tetap kukuh malas berolahraga. Karena beberapa kali di ajak dan sudah berapa kali menolak, akhirnya inisiatif untuk ikut muncul. Aku sudah sering melewati jalan Sudirman dan Ahmad Yani Makassar, dari jalan tersebut aku melihat lapangan karebosi biasa saja, ternyata untuk pertama kalinya masuk kesana saya terkagum dengan pemandangan taman dengan pepohonannya yang tertata rapi.
Jalan yang lurus dan berkelok membentuk persegi, didalamya terdapat tiga lapangan footsal. Pepohonan mengitari jalan sehingga pejalan kaki tetap sejuk. Udara di lapangan karebosi juga tidak tercemar. walau di luar kawasan terdapat jalan raya yang dilalui oleh kendaraan yang sibuk.
Rumput hijau dan tanaman tertatah dan terawat. Pagi sore tiap sabtu minggu diramaikan pengunjung yang ingin berjoging menyehatkan tubuh setelah beraktivitas semingguan.
Lapangan karebosi yang awal perencanaanya mengundang kontrofersi sekarang telah menjadi salah satu tempat favorit untuk melaukukan aktivitas pagi dan sore hari yang menyenangkan untuk joging sabtu minggu.
Aktifivitas pagi di karebosi tidak hanya joging loh.. banyak pengunjung melakukan aktifitas sehat lainnya. Salah satu aktivitas yang selalu meramaikan lapangan karebosi selain joging adalah permainan Footsal. Karebosi di lengkapi tiga lapangan untuk bermain footsal, tua muda menikmati permainan.

Persatuan Sempak bola Makassar juga sering latihan di Lap.Karebosi



kegiatan olahraga lainnya juga terlihat di sisi-sisi jalan lapagan karebosi

Banyak orang yang datang ke karebosi juga membawa sepedahnya untuk menggoes sepeda mengitari lapangan. Walau karebosi tidak begitu luas namun lintasan jalan sisi lapangan bisa dinikmati pengunjung.


Bulu tangkis juga olah raga yang membutuhkan tempat dan sekarang sangat sulit mendapatkan tempat untuk bermain bebas di kota Makassar. Ternyata banyak juga pengunjung yang sengajah datang untuk bermain Bulu tangkis setelah berjoging.
Walaupun di karebosi belum disediakan lapangan bulu tangkis tapi disisi jalanan kita bisa melakukan olahraga yang satu ini. Walau tidak ada netnya tapi tetap seru heheh...

karebosi disisi lain  terlihat gedung-gedung perkantoran, inilah yang membuat saya merasa ada di tempat hijau namun dilingkupi suasana kota nan sibuk.



Setelah lelah joging keliling karebosi, sisi ini paling pas buat istirahat dan menonton permainan bola tapi tetap waspada karena bola sering melayang tiba-tiba hehehe.


Salah satu penghuni karebosi tiap sabtu minggu. Selalu setia mangkal dengan jualan hangatnya yaitu Jalangkote, makanan khas Makassar yang biasanya juga di sebut pastel.




Jadi ajak dehhh keluarga teman dan siapa saja ke Karebosi untuk joging bareng agar  tubuh dan otak mu bisa sehat

Minggu, 29 Mei 2011

Workshop KTI HMJ UIN Alauddin Makassar

Workshop KTI hari ke-2


Workshop KTI yang diadakan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Biologi Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar yang berlangsung tidak cukup sehari.
Untuk merefreskan kembali ingatan teman-teman atau yang belum baca postingan sebelumnya bisa ke Workshop Karya Tulis Ilmiah untuk langsung ke TKP sebelum lanjut membaca postingan ini hehehe


Setelah sempat disinggung sebelumnya, bahwa karya tulis ilmiah untuk memenuhi tugas-tugas perkuliahan, yaitu makalah dan laporan bab atau laporan buku. Lalu kedua karya tulis ilmiah yang merupakan syarat yang dituntut dari mahasiswa ketika akan menyelesaikan program studi, yaitu Skripsi (untuk S1), Tesis (untuk S2), Disertasi (S3  para pemateri berinisiatif untuk memberi tugas dan kesempatan bagi peserta untuk membuat KTI dalam bentuk makala serta mempresentasikannya untuk dibahas bersama-sama.

Ternyata antusias peserta sangat besar untuk mempresentasikan makalanya, baik yang masih pelajar maupun mahasiswa yang akan menyusun skripsi dan tesisnya. Setiap peserta yang mempresentasikan makalanya langsung dibahas bersama-sama oleh ketiga pemateri dan peserta yang ingin bertanya atau mengkoreksi makala.

Setelah beberapa peserta mempresentasikan makalanya ternyata masih banyak hal yang perlu dikoreksi dan masih banyak hal yang perlu diketahui oleh semua orang saat ingin menyusun karya tulis ilmiah. Dari segi bahasa ternyata menjadi masalah yang terus berulang dialami oleh seseorang yang menyusun KTI, jadi mesti kita ketahui betul mengenai ejaan yang disempunakan (EYD) bahasa Indonesia. Teknik penulisan KTI juga tergantung oleh sistem yang diterapkan oleh universitas masing-masing.

Serangkaian acara workshop yang dilaksanakan  lebih spesifik pada pelatihan langsung bagi para peserta agar betul-betul memahami kekurangan serta pengetahuan sebelumnya tentang KTI. Akhir acara panitia menutup acara workshop dengan kuis dari sponsor sebagai tanda terima kasih.






Workshop Karya Tulis Ilmiah

Apa siih Karya tulis ilmiah itu????
Apa siihhh gunanya???
Bagaimana siihh cara buatnya


mmmmm....pertanyaan yang pelik, apa lagi bagi sekian banyak mahasiswa masih banyak yang belum tau apa si Karya Tulis Ilmiah (KTI) padahal sudah seharusnya para civitas kampus yang sering disebut warga intelektual untuk tau apa sihhh KTI itu dan yang mana sihhh yang disebut KTI....
soooo!!!! ini lah yang melatar belakangi mahasiswa jurusan biologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar mengadakan Workshop KTI bertemakan Optimalisasi Soft Skill Melalui Workshop KTI Menuju Manusia yang Kreatif dan Memiliki Daya Saing. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari ini mendatangkan pemateri dari Guru Besar Universitas Negeri Makassar Prof Drs Amir Abdul MPdyang menggantikan pemateri sebelumnya, Dosen Terbuka UKIP Drs H Syarifuddin Salamah MPd, serta Dosen UNM Drs Muh Asdam MPd .

Kegiatan yang berlangsung sederhana tapi tetap mengarah ketujuan kegiatan sesungguhnya yaitu mengajarkan kepada peserta agar betul-betul terlatih menghadapi tuntutan KTI yang sebenarnya memiliki peluang besar saat ini.



Kegaitan ini juga menggambrakan bahwa kedudukan karya tulis ilmiah di Perguruan Tinggi sangat penting dan merupakan bagian dari tuntutan formal lingkungan akademik. Karya tulis ilmiah menjadi hak lain dari suasana ilmiah akademik yang wajib dikerjakan untuk menyelesaikan program studi.

Dalam workshop KTI tersebut memaparkan tentang Pedoman Penulisan Karya Tulis Ilmiah. Dari segi sifat dan isi tulisan KTI tersebut adalah kreatif, objektif, logis dan sistematis, berdasarkan telaah pustaka dan atau hasil pengamatan serta materi karya ilmiah tersebut merupakan isu mutakhir (current issue).


Dilihat dari jenisnya, karya tulis ilmiah terdiri atas makalah, laporan bab atau laporan buku, skripsi, tesis, dan disertasi. Sedangkan dilihat dari tujuan penulisannya, karya tulis ilmiah dibedakan menjadi dua jenis.


Kedua jenisnya adalah karya tulis ilmiah untuk memenuhi tugas-tugas perkuliahan, yaitu makalah dan laporan bab atau laporan buku. Lalu kedua karya tulis ilmiah yang merupakan syarat yang dituntut dari mahasiswa ketika akan menyelesaikan program studi, yaitu Skripsi (untuk S1), Tesis (untuk S2), Disertasi (S3).


Sebagai bagian dari tugas-tugas perkuliahan, karya tulis ilmiah dalam bentuk makalah dan laporan bab atau laporan buku (chapter) merupakan bagian dari sistem SKS (Sistem Kredit Semester). Kenapa demikian?


Karena komponen tugas-tugas terstruktur yang harus dipenuhi oleh para mahasiswa di luar kegiatan perkuliahan dalam kelas. Jadi makalah dan laporan bab atau laporan buku merupakan konsekuensi logis dari sistem SKS dalam perkuliahan.


Skripsi dapat ditempuh oleh mahasiswa S1 yang memenuhi syarat IPK (Indeks Prestasi Kumulatif) sesuai dengan pedoman akademik yang berlaku dan sejauh yang bersangkutan berminat untuk menempuh jalur ini.


Bagi mereka yang tidak memenuhi persyaratan jalur ini atau mereka yang tidak berminat, alternatif lain yaitu jalur SKS. Sementara itu, Tesis wajib disusun oleh mahasiswa pascasarjana/program magister (S2) dan Disertasi wajib disusun oleh mahasiswa program Doktor (S3) dalam rangka menyelesaikan studinya.


Melalui karya tulis ilmiah tersebut, mahasiswa mengungkapkan fikirannya secara sistematis, sesuai dengan kaidah-kaidah keilmuan. Dengan mengacu kepada kepustakaan dan dokumen yang relevan, mahasiswa melakukan pengamatan lapangan, melakukan penelitian historis atau kajian kepustakaan.
UIN ONLINE

Bacaan selanjutnya Workshop KTI HMJ UIN Alauddin Makassar

Kamis, 26 Mei 2011

Ngumpul bareng LPM Se-Makassar


Lembaga pers mahasiswa (LPM) Se-Makassar mengadakan diskusi antar pers mahasiswa (Persma) di Taman Macan, sabtu (21/05/2011)
Pertemuan sederhana antar delegasi tiap LPM berlangsung santai namun tetap membahas persoalan persma saat sekarang ini. Beberapa masalah di lontarkan para delegasi yang dialami di tiap LPM  universitas masing-masing.
 
LPM yang delegasinya hadir antara lain Washilah Universitas islam Negeri,  Cakra Universitas Muslim Idonesia, Watak STIMIK, Profesi, Aspirasi Universitas negeri makassar. Dari serangkaian pembahasan juga disinggung mengenai pertemuan rutin untuk persma makassar agar hubungan sesama persma tetap terjalin baik.

Salah satu senior  persatuan pers mahasiswa indonesia (PPMI) dan senior Profesi dari universitas negeri makassar (UNM) mengaku prihatin dengan apa yang di alami persma sekarang ini terbukti dari pernyataannya  “sumber daya manusia perlu di tingkatkan lagi serta hubungan dengan media lain mulai dibangun”ujarnya

Sabtu, 21 Mei 2011

Hidup itu Pilihan,Why?

Hidup tiap orang berbeda sudut pandangnya. Allah mengijinkan kita lahir ada sebabnya tidak semata-mata pilihan kita. Sebagaimana di jelaskan dalam ayat di bawah :
“Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab: “Betul (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi”. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)” ( QS . Al-A’raaf : 172 ) 

Pilihan dekat dengan masalah
disaat segalahnya menurut kita hidup tak berpihak lagi dengan kita maka pikiran akan dibawah kemana hidup kita telah buram oleh yang namanya masalah. Masalah itu datang bagai air yang mengalir terus mengikuti arus sungai. Pilihan adalah salah satu masalah yang berujung penyesalan atau kebahagiaan, seperti yang dikatakan salah satu motivator kondang idola saya Mario Teguh bahwa
Sahabat saya yang merindukan kebebasan hidup,

Kekuatan jiwa adalah masalah keputusan.

Anda memutuskan untuk kuat, atau tidak.
...
Itu pilihan Anda. Bukan pilihan orang lain.

Jangan harapkan orang lain yang akan memutuskan
apa yang harus Anda hidupi dengan berani.

Ini kehidupan Anda.

Keputusan kehidupan adalah keputusan pribadi.

Putuskanlah dengan berani,

Karena,

Keberanian adalah bukti dari iman.

Mario Teguh
inilah yang selalu kita lupakan dalam pilihan yang sedang kita alami, dan pilihan itu adalah bagian dari hidup. Jika kau menghindari pilihan itu maka kau telah memilih, namun sesungguhnya pilihan mu itu salah, karena menghindari pilihan adalah menghindari hidup dan takdir yang kau inginkan dan kita telah membuat takdir baru. 
Pilihan-pilihan yang tersedia  akan memaksa kita untuk mempersiapkan segala sesuatu untuk bisa bertahan atas apa yang kita tuju. Tak mudah memang, namun setidaknya, keinginan untuk mencoba dan melawan konsekuensi atas pilihan-pilihan tersebut telah membuat kita menjadi bagian dari individu-individu tangguh yang mencoba bertanding melawan dunia. Karena ternyata, banyak juga orang-orang yang tidak berani untuk mengambil pilihan-pilihan yang ada di depannya. Bisa saja karena mereka enggan untuk memilih, atau mungkin karena mereka belum memahami, bahwa sejatinya hidup adalah rangkaian-rangkaian pilihan.
Maka memilih, dalam suatu kurun waktu tertentu. Tentu akan sangat sulit buatmu. Kita bisa benar-benar menghabiskan waktu untuk berpikir secara jernih atas keputusan-keputusan yang kita ambil. Atau bahkan kita melewati ribuan detik yang berlalu dengan hanya berpatokan kepada resiko-resiko yang terjadi. Namun satu hal pasti dan -kiranya- perlu kita tanamkan di dalam diri.

Terima Kasih